Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan jajaran menteri agar fokus meningkatkan produksi pangan sebesar-besarnya dalam waktu singkat.
Upaya tersebut harus dilakukan untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan global, yang saat ini bahkan sudah melanda beberapa negara.
Menurut Kepala Negara, masih banyak lahan di sejumlah daerah yang tidak digunakan secara maksimal. Seperti, di perkebunan sawit. Perusahaan swasta atau petani swadaya seharusnya tidak hanya bergantung pada satu komoditas.
"Di antara sawit kan sebetulnya bisa ditanami. Kalau sawitnya masih pendek, bisa ditanami jagung. Kalau sudah tinggi, bisa ditanami porang," ujar Jokowi, sapaan akrabnya, di Istana Merdeka, Senin (20/6).
Baca juga: Presiden Murka Terhadap Bulog, Ungkap Stok Beras Busuk dan Rusak
Langkah intensifikasi produk pangan, lanjut dia, menjadi strategi yang sangat memungkinkan untuk diterapkan. Serta, memberi hasil optimal dalam jangka pendek.
Pasalnya, untuk menjalani proses tanam hingga panen jagung, petani hanya memerlukan waktu tiga bulan. Adapun peningkatan produksi serupa juga bisa dilakukan untuk berbagai komoditas.
Jokowi menekankan bahwa banyak lahan terlantar yang bisa ditanami beras, kedelai, sorgum dan tanaman pangan pokok lainnya.
Baca juga: Guru Besar IPB: Krisis Pangan Global Bisa Jadi Tantangan dan Peluang Bagi Indonesia
"Bayangkan kalau kita bisa memproduksi pangan sebesar-besarnya dalam jangka pendek. Kita tidak hanya berdikari di bidang pangan, tapi kita memiliki potensi untuk eskpor," pungkasnya.
"Kalau di dalam negeri sudah penuh stoknya, gampang sekali sekarang ini memasarkan ke luar negeri. Gampang sekali," imbuh Presiden.
Pihaknya mengaku banyak negara yang mengajukan permintaan untuk membeli beras dari Indonesia. Bahkan, ada negara yang meminta 100 ribu ton. Lalu, ada yang mengajukan penawaran untuk pengadaan hingga 2,5 juta ton.(OL-11)

Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Keterlibatan Acha Septriasa sebagai Co-Founder di Avarta Media menandai fase baru setelah lebih dari dua dekade ia berkarier sebagai bintang film.
Tiga kesalahan yang harus dihindari adalah kualitas teknis yang buruk, kurang strategi kesan pertama, dan meremehkan proses produksi.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memilih meluruskan angka konversi yang dipaparkan. Ia menolak klaim konversi 100 ribu hektare per tahun dan merujuk data BPS yang jauh lebih kecil.
PT GNI memiliki total 25 lini produksi Nikel Pig Iron, di mana 2 lini saat ini tengah dilakukan perbaikan besar pada material tahan api, sementara 23 lini lainnya tetap beroperasi secara normal.
Penggunaan software desain canggih yang terintegrasi langsung dengan sistem produksi fisik menjadi salah satu solusi yang mulai diadopsi oleh banyak produsen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved