Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang juga Founder OK OCE, Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri secara daring kegiatan jumpa Halal Bihalal dengan seluruh komunitas penggerak OK OCE di Indonesia, Senin (30/5).
Sandiaga mengatakan saat ini perekonomian Indonesia sudah mulai berangsur membaik dan ada semangat untuk bangkit dan pulih.
Namun banyak dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.
Ia mengungkapkan salah satu peran utama dari pembangkit perekonomian di Indonesia yakni adanya peran sektor UMKM.
Dorongan kepada UMKM untuk terus maju selalu digiatkan salah satunya dengan digitalisasi.
"Pada 2023 pemerintah telah menargetkan 30 juta UMKM masuk ke pasar digital atau e-commerce," jelasnya.
"Berbagai kolaborasi bersama pemerintah daerah hingga swasta terus kita upayakan. Sehingga dengan adanya digitalisasi diharapkan para UMKM dapat berdaya saing, menggenjot perekonomian, dan menembus pasar global," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan pers, Selasa (31/5).
Baca juga: Sandiaga : Indonesia Peringkat 32 dalam Daya Saing Pariwisata Dunia
Ia juga mendorong pelaku usaha OKE OCE, untuk melakukan transformasi atau go digital.
"Saat ini baru belasan juta UMKM yang ter-digitalisasi. Inilah saatnya kita mengambil peran untuk membantu peralihan UMKM menuju era digital," tambah Sandiaga Uno.
Dalam kesempatan tersebut Iim Rusyamsi mengungkapkan OK OCE akan terus menciptakan ribuan lapangan kerja kedepannya dengan semangat dan dukungan seluruh penggerak serta berbagai progres penciptaan lapangan kerja di setiap tahunnya.
"Kami terus bergerak bersama OK OCE mencapai tujuan menciptakan lapangan kerja. Di awal tahun OK OCE memberi banyak benefit seperti, penerbitan 1000 sertifikat HKI, pembuatan kemasan produk UMKM oleh sebanyak 5200 buah kemasan," kata Iim Rusyamsi.
Sementara itu, Founder OK OCE lainnya Indra Uno memberikan menyebutkan pentingnya komunikasi antar selama pelaku UMKM.
Dengan adanya interaksi dan bertukar cerita tersebut kata Indra Uno nantinya para pelaku UMKM akan menemukan ide-ide yang terlintas di benaknya sehingga dapat menghasilkan kolaborasi dengan inovasi-inovasi yang telah terlintas sebelumnya.
"Di mana dari kolaborasi tersebut kemudian terciptalah sebuah transaksi. Jika hal tersebut dilakukan terus-menerus maka akan semakin meningkatkan transaksi yang mereka dapatkan. Maka, bagi para pelaku UMKM berbagi informasi adalah hal yang penting untuk terus dilakukan," kata Indra Uno.
Ia mengajak para pelaku UMKM terus berjuang menumbuhkan usaha komunitas dan perorangan serta lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia.
Pasalnya, kata Indra Uno, OKE OCE sebagai penggerak komunitas, platform, fasilitasi yang bertujuan agar penggerak dan anggota terfasilitasi untuk melahirkan usaha baru, menaikkan kelas, dan tumbuh kembang usaha baru bagi UMKM. (RO/OL-09)
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
BUKA peluang usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar workshop baking kue Lebaran di Mall Basura, Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (11/3).
JELANG Hari Raya Idulfitri, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Wirausaha menggelar pelatihan membuat kue kering Lebaran bagi para ibu rumah tangga.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Workshop Kuliner Olahan Emping Melinjo - Brownies Topping Emping & Emping Caramel.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved