Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo mengungkapkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng akan mulai disalurkan secara bertahap pada pekan ini.
Pemerintah berupaya mempercepat proses penyaluran agar beban masyarakat ke depan bisa teratasi.
“Tujuan dari pemberian BLT minyak goreng untuk meringankan beban masyarakat dari kenaikan harga minyak goreng akibat lonjakan di pasar internasional. Semakin cepat tersalur, semakin cepat beban masyarakat terangkat,” ujar Abraham melalui keterangan resmi, Rabu (6/4).
Sebagaimana diketahui, pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng senilai Rp300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk keperluan selama tiga bulan yakni April, Mei, Juni.
Namun, dalam pelaksanaannya, pemberian bantuan akan dilakukan sekaligus yakni pada April, atau sebelum lebaran.
Lebih rinci, Abraham menjelaskan BLT minyak goreng diberikan kepada 23 juta orang yang terdiri dari 20,5 juta keluarga dari daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta 2,5 juta pedagang jaki lima (PKL).
"Penerima BLT minyak goreng adalah masyarakat yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial (Kemensos). DTKS adalah basis data yang sudah dilakukan pemadanan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan sudah diverifikasi. Dengan demikian penyalurannya bisa tepat sasaran," terangnya.
Ia juga memastikan, masyarakat penerima manfaat bisa membelanjakan bantuan di toko atau warung manapun. Kebebasan ini diberikan untuk mengurangi potensi permainan atau monopoli sejumlah pihak.
“Masyarakat bebas bisa belanja di mana saja namun kami imbau dan berharap BLT benar-benar digunakan untuk membeli minyak goreng,” pesan Abraham. (OL-12)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved