Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo resmi mencabut subsidi atas minyak goreng kemasan, dan memutuskan hanya menyubsidi minyak goreng curah. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) RI Edy Priyono menegaskan, kebijakan untuk menyeimbangkan antara kebutuhan minyak goreng masyarakat dengan menjaga keberlangsungan industri minyak goreng dalam negeri.
“Bapak presiden ingin menjaga keseimbangan ini, yakni menjaga kepentingan masyarakat dan produsen,” kata Edy, di Jakarta, Sabtu (19/3).
Baca juga: Bahas Food Estate di Kementan, Menko Luhut Minta PUPR Segera Bangun Irigasi
Edy mengakui, tidak mudah dalam pelaksanaan kebijakan baru untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng curah. Ia juga tidak menampik adanya minyak goreng curah, dapat membuka peluang pengguna minyak goreng kemasan beralih ke curah. Sehingga tidak tepat sasaran.
Selain itu, kata dia, potensi terjadinya kebocoran pada distribusi juga akan semakin besar. Karenanya, ujar dia, pengawasan harus lebih maksimal. Eddy mengklaim pemerintah sudah menyiapkan skenario agar implementasi kebijakan tersebut berjala baik.
“Kantor Staf Presiden bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perindustrian, dan Satgas Pangan akan terjun ke lapangan untuk mengawal kebijakan bapak Presiden soal minyak goreng ini,” sambungnya.
Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo mencabut subsidi minyak goreng kemasan dan melepaskan ke harga keekonomian, serta memutuskan menyubsidi harga minyak goreng curah, yakni sebesar Rp 14.000 per liter. Subsidi diberikan dari dana Badan Pengelola Dana Perekebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). (OL-6)
Konferensi pers yang dilakukan KSP tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian isu strategis di ruang publik.
Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari menegaskan dukungan pemerintah terhadap APUDSI dalam memperkuat pemasaran dan legalitas produk desa.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Pompa apung dipilih karena sifatnya yang adaptif dan portabel, sehingga mampu menjangkau kawasan permukiman dan area padat.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyambut malam Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved