Rabu 23 Februari 2022, 22:10 WIB

Menuju Bank Hybrid, Bank BJB Gandeng Entitas IT Berkelas

Bayu Anggoro | Ekonomi
Menuju Bank Hybrid, Bank BJB Gandeng Entitas IT Berkelas

MI/BAYU ANGGORO
Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi menerima piagam MURI

 


PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)
merealisasikan komitmen untuk membangun ekosistem digital lebih masif.

Untuk itu, Bank BJB menjalin kerja sama dengan Amazon Web Service (AWS)
dan PT DCI Indonesia Tbk (DCI) guna mendukung IT Digital Enablement.

Kegiatan bertajuk Modernisasi Infrastruktur Menuju Era Digital dengan
ISO 20000 dan ISO 27001 itu digelar pada Rabu (23/2).

Acara dihadiri Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Presiden Direktur DCI Toto Sugiri, dan Strategic Account Lead AWS Yos Vicenzo.

Bank BJB telah melakukan kerja sama dengan DCI  yang merupakan data
center Tier IV pertama di Asia Tenggara yang mampu memberikan layanan
infrastruktur data center yang andal, aman, dan terpercaya sesuai dengan standar operasional global.

DCI menjamin SLA 99,999% atau waktu downtime maksimal 5 menit dalam setahun.

Menurut Yuddy, melalui kerja sama ini, DCI terus berupaya memberikan kualitas pusat data terbaik guna menunjang pertumbuhan bisnis bank bjb di era transformasi digital.

Selanjutnya, Bank BJB juga melakukan kerja sama dengan Amazon Web Service (AWS). AWS merupakan penyedia platform cloud paling komprehensif dan digunakan secara luas di dunia yang menawarkan lebih dari 200 layanan unggulan.

Selain itu, Bank BJB juga telah bekerja sama dengan Alibaba
Cloud, penyedia ratusan produk dan layanan teknologi terdepan berstandar internasional, yang juga menyediakan layanan cyber security.

Alibaba Cloud Indonesia adalah satu-satunya yang memiliki scrubbing
center dan 3 data center di Indonesia.

"Bank BJB sebagai bank pembangunan daerah (BPD) yang mendukung transformasi digital di Indonesia telah menerapkan strategi Digital Enablement dalam melakukan Transformasi Digital.  Digital Enablement merupakan langkah-langkah untuk mendukung transformasi digital Bank BJB dalam rangka mengadopsi teknologi yang robust dan up to date," kata Yuddy.

Kerja sama BJB dengan AWS, Alibaba dan DCI adalah bukti komitmen
bank ini dalam membangun ekosistem digital yang lebih masif untuk
mendukung penerapan digital enablement.

Dalam kesempatan tersebut Yuddy menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, mulai dari DCI Indonesia, AWS, Proxsis, Alibaba Cloud Indonesia dan MURI dengan terselenggaranya kerja sama tersebut.

"Saya menyampaikan terima kasih tentunya kepada semua pihak karena pada
akhirnya dapat bekerja sama terkait bagaimana mengembangkan infrastruktur IT  dan digital banking yang selama dua tahun terakhir ini sangat eksponensial perkembangannya dari sisi pendapatan bisnis," ungkap Yuddy.

"Semoga melalui kerja sama ini baik dengan DCI maupun dengan Proxsis, dan AWS yang telah memberikan dua ISO, penghargaan, sertifikasi pada kami menjadi sesuatu yang terbaik dan sudah berada di jalur yang benar.
Mudah-mudahan dengan kerja sama, arahannya dapat benar-benar memberikan
yang terbaik bagi pengembangan infrastruktur IT BJB, baik di bidang
bidang digital, siber, proteksi dan tentu akan banyak memberikan
masukan-masukan," tandas Yuddy.


Digitalisasi


Direktur Technology, Treasury & International Banking Bank BJB, Rio
Lanasier menambahkan digitalisasi saat sudah bukan lagi sebagai
keharusan tapi sudah mutlak. Terlebih, jumlah nasabah Bank BJB saat ini
sudah crowning di 5 juta dan sedang mengarah pada 15 juta. Untuk itu,
Bank BJB tentu harus memikirkan infrastuktur baik itu software, hardware maupun pengembangannya.

"Dengan begitu, tentunya kami harus menyiapkan sebuah sistem
infrastruktur, baik itu hardware maupun software," ujar dia.

Atas dasar itu, lanjut Rio, pihaknya turut menggandeng PT DCI untuk data centernya.

Untuk memperkuat dari sisi cyber security dan kemapanan digitalisasinya, pihaknya bekerja sama dengan Proxsis. Lalu dalam pengembangan ini, juga perlu juga cloud sistem dengan menggandeng AWS.

"Dengan kerja sama ini, kita ingin turut berakeselari di dunia digitalisasi dalam memaksimalkan layanan keuangan," tambahnya.

Rio menyebukan, selain memperkuat infrastruktur untuk menuju bank
digitial pihaknya juga akan memperkuat program-program pelatihan bagi
SDM-nya.

"Jadi bukan hanya sistemnya tetapi manusianya juga harus dibangun. Untuk training ini kita akan berkolaborasi dengan AWS. Bagaimana semua insan Bank BJB mengerti digital. Bukan cuma di bagian IT-nya saja, tapi juga sampai ke cabang harus bisa," jelasnya.

 

Pelayanan terbaik


Sementara itu, apresiasi dan sambutan hangat terkait Kerjasama tersebut
juga disampaikan Presiden Direktur DCI Toto Sugiri.

Menurutnya, kerja sama itu tentu saja menjadi harapan besar agar ke depan Bank BJB benar-benar dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi seluruh pelanggan. BJB diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi masyarakat, tidak hanya di Jawa Barat tetapi juga Indonesia.

"Kita tentu saja mendukung penuh dan berharap Bank BJB akan terus
memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Terus menjadi pelopor dan
inspirasi bagi dunia perbankan lainya," ungkap Toto.

Senada dengan Toto, Direktur Utama PT Proxsis Global Solusi Andrianto
Moeljono mengunkapkan, raihan sertifikasi ISO 20000 (Sistem Manajemen
Layanan Teknologi Informasi) dan ISO 27001 (Sistem Manajemen Keamanan
Informasi), menunjukkan komitmen yang kuat dari Bank BJB kepada
nasabah untuk memberikan layanan terbaik.

Dukungannya berupa keamanan informasi yang terstandarisasi dalam aspek confidentiality, integrity dan availability di dalam penggunaan layanan digital banking.


Catat rekor


Selain dilakukan kerja sama dengan AWS, Alibaba dan DCI, Bank BJB juga berhasil mencatatkan rekor baru dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) pertama di Indonesia yang melakukan sertifikasi ISO 20000 dan ISO 27001 secara bersamaan.

Penyerahan Piagam MURI diterima langsung Direktur Utama Bank BJB Yuddy
Renaldi yang diserahkan Senior Manager MURI Ngadri dan disaksikan
Direktur Utama PT Proxsis Global Solusi Andrianto Moeljono.

Turut menyaksikan Direktur Information Technology, Treasury & International Banking Bank BJB Rio Lanasier dan Direktur Operasional Bank BJB Tedi Setiawan.

Standarisasi ISO 20000 dan ISO 27001 Bank BJB saat ini berfokus dalam produk layanan digital, yaitu yaitu DIGI dan DigiCash by Bank BJB.

Ke depan, proses standarisasi ISO 20000 dan ISO 27001 ini akan diterapkan kepada layanan lainnya di Bank BJB. (N-2)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra

Negara G20 Didorong Kelola Bisnis yang Transparan dan Berkelanjutan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 21:34 WIB
Pelaporan keberlanjutan telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan bisnis selama beberapa tahun terakhir dan sekarang harus kembali...
ANTARA FOTO/Fauzan

Kemenhub Sebut Biang Kerok Tiket Pesawat Mahal karena Avtur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 21:21 WIB
Melambungnya harga tiket pesawat karena harga bahan bakar avtur yang naik. Dari data Pertamina, harga rata-rata avtur di Bandara...
MI/SENO

Hingga 2024, Bisnis Ekspres DHL Tambah Investasi Rp376 M

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 20:42 WIB
Dana tersebut untuk penggantian armada dan empat fasilitas baru yang berada di Gateway baru di Surabaya dan Denpasar, serta Service Centre...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya