Kamis 27 Januari 2022, 22:05 WIB

Pemda Harus Percepat Digitalisasi Ekonomi

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pemda Harus Percepat Digitalisasi Ekonomi

Dok.Ist
Ekonom sekaligus Founder Institute of Social Economic Digital Sri Adiningsih (tengah)saat FGD dalam menyambut Hari Pers Nasional.

 

Percepatan digitalisasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dalam rangka memulihkan kondisi perekonomian pasca pandemi Covid-19.  Pemerintah daerah perlu mendorong para pelaku usaha UMKM di daerah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi guna menggerakkan perekonomian.

“Saat ini perkembangan digitalisasi, gaya hidup, dan ekonomi digital di Indonesia kian hari makin pesat dan merata,” kata Ekonom Universitas Gadjah Mada Sri Adiningsih dalam FGD Moneter yang bertema “Strategi Pemulihan Ekonomi Daerah Pasca Pandemi” di Jakarta, Kamis (27/01).

 Digitalisasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan. Bahkan perkembangan dalam satu dekade ke depan yakni 2020-2030 akan meningkat hingga lima kali lipat.

Ekonom yang sekaligus Founder Institute of Social Economic Digital (ISED) ini menyatakan aktivitas perekonomian ke depan akan semakin memanfaatkan teknologi digital.  Perkembangan tersebut setiap orang harus mampu adaptif terhadap digitalisasi ekonomi dan  aktivitas perekonomian secara online.

"Akan tetapi saat ini ada sejumlah tantangan yang dihadapi yakni terkait keamanan data dan keamanan bertransaksi ekonomi," jelas Guru Besar UGM ini.  

Di masa depan teknologi dan manusia akan saling melengkapi sehingga digitalisasi dapat meningkatkan kualitas kehidupan manusia dengan tetap mengedepankan manusia sebagai pusat pengendali yang tak dapat tergantikan oleh kecanggihan teknologi digital manapun.

Deputi Deputi III KSP Bidang Perekonomian Panutan S Sulendrakusuma menyatakan perdagangan secara digital atau online di Indonesia selama 2021 sudah menembus US$ 70 miliar.  Valuasi ekonomi digital Indonesia tumbuh 49% sepanjang 2021 dari sebelumnya US$47 miliar pada 2020.

Ia menyatakan pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo terus mendorong percepatan proses digitalisasi dengan menghilangkan berbagai kendala yang ada.  “Pemerintah terus mendorong pemerintah daerah baik jajaran eksekutif dan legislatif untuk melakukan percepatan ekonomi terutama dalam pengadaan barang dan jasa,” kata Panutan.  Selama ini masalah klasik yang sering terjadi adalah banyak dana milik pemda tidak dibelanjakan sehingga disimpan di Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Sementara Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II Otoritas Jasa Keuang (OJK) Bambang Widjanarko menyatakan pemulihan ekonomi sektor keuangan pasca pandemi dilakukan dengan mendorong perekonomian digital di daerah.  “OJK membuat regulasi yang mendorong keterlibatan BPD dan UMKM di daerah untuk memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Bambang mengatakan salah satu strategi yang dilakukan adalah mendorong efektivitas program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) baik pada saat pandemic covid 19 maupun pasca pandemi covid-19. TPAKD efektif dalam rangka melayani kebutuhan masyarakat.

 “Pemerintah daerah bisa memanfaatkan TPAKD dalam rangka menekan ekonomi biaya tinggi di masyakarat seperti keberadaan para rentenir,” ujarnya. (RO/E-1)

Baca Juga

ANTARA

Blusukan, Presiden Temukan Harga Minyak Goreng Sudah Rp14 Ribu/liter

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 15:30 WIB
Setibanya di Pasar Muntilan, Jokowi langsung menanyakan harga komoditas pangan...
Ist/Kementan

Pastikan Lalu Lintas Sapi Antar Area Aman, Mentan Turun Langsung

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 14:39 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo secara langsung memastikan lalu lintas sapi antar area berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur...
AFP.

Moody's Pangkas Peringkat Utang Ukraina, Prospek Negatif

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 14:23 WIB
Kongres AS pada Kamis menyetujui paket bantuan besar US$40 miliar untuk Ukraina untuk membantu memerangi Rusia dan menjaga pemerintah tetap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya