Selasa 18 Januari 2022, 21:31 WIB

OPEC: Permintaan Minyak 2022 Mampu Atasi Ancaman Omikron

Mediaindonesia.com | Ekonomi
OPEC: Permintaan Minyak 2022 Mampu Atasi Ancaman Omikron

AFP/Robyn Beck.
Tambang minyak di dekat Williston, North Dakota, pada 6 September 2016.

 

PERMINTAAN global terhadap minyak diperkirakan tetap kuat pada 2022. Hal tersebut pun mengatasi gangguan jangka pendek yang disebabkan oleh varian virus korona omikron. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan itu pada Selasa (18/1).

Namun kelompok produsen minyak utama yang dipimpin Saudi memperingatkan jenis virus di masa depan dan pembatasan perjalanan terkait pandemi dapat mengancam pemulihan ekonomi global. Perkiraan positif datang karena harga patokan minyak mentah Brent mencapai level tertinggi sejak 2014.

Penyebaran omikron yang cepat di seluruh dunia memaksa negara-negara untuk memberlakukan kembali larangan perjalanan dan pembatasan sosial setelah kemunculannya pada November. Sejak itu penelitian menunjukkan varian yang sangat menular menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah sehingga memberikan optimisme untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan pada 2022 yang mendorong permintaan minyak.

Laporan pasar minyak bulanan OPEC memberikan perkiraan permintaan minyak yang kuat. OPEC memperkirakan pertumbuhan permintaan tidak berubah dari prediksi sebelumnya pada 4,2 juta barel per hari pada 2022.

Total konsumsi global diperkirakan mencapai 100,8 juta barel per hari tahun ini. OPEC memperkirakan dampak omikron ringan dan berumur pendek. Meskipun demikian, "Masih ada ketidakpastian mengenai varian baru dan pembatasan mobilitas baru di tengah pemulihan ekonomi global yang stabil," ujar laporan itu.

Baca juga: Target Produksi Tahunan Toyota Direvisi karena Kekurangan Cip

Kemacetan rantai pasokan, masalah perdagangan yang sedang berlangsung, dan dampaknya terhadap kebutuhan bahan bakar industri dan transportasi tetap menjadi faktor utama ketidakpastian. Namun laporan itu mengatakan pasar minyak diperkirakan tetap didukung dengan baik sepanjang 2022. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Antara

Ekspor CPO Dibuka, Harga TBS Petani Masih Rendah

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:58 WIB
Meski ada kenaikan harga TBS sawit di beberapa daerah, namun relatif masih kecil. Kalangan petani pun meminta pemerintah membuat kebijakan...
Antara

Target Pertumbuhan 2023 Dinilai Terlalu Optimistis

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:50 WIB
Pemerintah dinilai terlalu optimis dalam menargetkan angka pertumbuhan ekonomi 2023 yang berada di kisaran 5,3% hingga...
Antara

SBN Indonesia Masih Menarik Bagi Investor Asing dan Domestik

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:41 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan tingkat imbal surat utang negara AS US Treasury (UST) diproyeksikan bisa mencapai 3,45%...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya