Jumat 31 Desember 2021, 16:10 WIB

Mentan Lepas Ekspor Pertanian Rp14,4 triliun ke 124 Negara

Mediaindonesia | Ekonomi
Mentan Lepas Ekspor Pertanian Rp14,4 triliun ke 124 Negara

ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada pelepasan ekspor komoditas pertanian

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo secara resmi melepas ekspor hasil pertanian dari 34 provinsi dengan nilai Rp14,4 triliun yang volumenya mencapai 1,3 juta ton ke 124 negara.

Kegiatan Gebyar Ekspor Pertanian ini mengangkat tema "Ekspor Tangguh, Indonesia Tumbuh"  dan dihadiri pula  oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini.

"Ini membuktikan tidak ada daerah yang tidak melakukan ekspor. Tahun depan wujudkan kita ekspor 3 kali lipat dari ini," kata Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Mentan menegaskan sektor pertanian dalam dua tahun terakhir ini  menjadi penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan data BPS, hanya PDB di sektor pertanian yang pertumbuhannya tumbuh positif pada triwulan II 2020 yakni 16,4 persen, sementara sektor lainnya mengalami kontraksi.

Baca juga: OJK: Pembiayaan Pasar Modal 2021 Lebih Tinggi dari Perbankan

"Kinerja sektor pertanian pun ditunjukkan tidak ada impor beras dalam dua tahun terakhir ini dan tahun ini kita punya surplus beras 9 juta ton. Oleh karena itu, untuk memperkuat sektor pertanian ke depannya, kami butuh pengawalan dari kepolisian," kata Mentan.

Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas capaian prestasi Kementerian Pertanian (Kementan) di mana hari ini menutup tahun 2021 dengan ekspor  senilai Rp14,4 triliun.

"Apalagi ini dicapai di masa pandemi COVID-19, dunia mengalami kesulitan dan pertumbuhan ekonomi di semua sektor mengalami kontraksi. Namun Kementerian Pertanian justru melakukan memberikan pertumbuhan yang luar biasa dibuktikan dengan surplus nilai ekspornya," ujarnya.

Ia mengatakan Mentan Syahrul tak hanya berhasil meningkatkan nilai ekspor, namun juga mampu membuat surplus produksi beras sehingga terdapat stok beras hingga 9 juta ton.

Menurutnya, ini tentunya prestasi yang luar biasa sebab dibuktikan oleh kepolisian di lapangan dengan melakukan pengecekan stok pangan setiap tiga bulan.

"Kami dari kepolisian siap bersinergi melakukan pengawalan untuk memperkuat stok pangan nasional. Dan tadi Pak Menteri sampaikan di tahun 2022 merencanakan ekspor beras, jika ini terjadi tentunya memecahkan rekor. Adanya stok beras 9 juta tentu membuat negara ini tenang dan tidak perlu impor," katanya. (Ant/OL-4)

Baca Juga

MI/HO

Sengketa Ekspor Bijih Nikel RI-Uni Eropa, JAKI Dorong Reformasi WTO

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 07:40 WIB
ORGANISASI Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) terus berupaya membantu pemerintah RI dalam gugatan pelarangan ekspor bijih...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Program B35 Perlu Dukungan Pembiayaan Pemerintah agar Optimal

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:30 WIB
Pemberlakuan B35 diyakini bakal menyerap lebih banyak biodiesel, sehingga mampu menghasilkan penghematan penggunaan bahan bakar minyak...
dok.ant

Dolar AS Jatuh ke Terendah selama 9-bulan Terakhir

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:30 WIB
DOLAR AS memperpanjang kerugian pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (2/2/2023), jatuh ke level terendah sembilan bulan terhadap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya