Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU industri minyak dan gas perlu menjalankan program penggunaan produk dalam negeri (progunadi) dan prosusi atau program subtitusi impor. Tak kalah penting produk pabrikan asal Indonesia berkompetisi agar bisa menambah penerimaan devisa bagi negara.
"Kita undang semua pabrikan lokal. Misalnya pabrikan valve, kemudian kita tawarkan program sebagai penilaian dan pembinaan. Kita melihat dari awal,saat melakukan invitation awal, kita lihat mana yang paling semangat dari para pabrikan ini," ujar Perwira Pertamina Hulu Mahakam Irawan Josodipuro dalam keterangannya, Rabu (22/12).
Peraih anugerah tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo itu mengatakan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melakukan program penilaian terhadap kualitas produk penunjang hulu migas untuk bisa dipakai di blok Mahakam.
PHM, kata Irawan, menjadi pihak yang menilai produksi pabrikan dalam negeri untuk industri migas secara komprehensif. Itu mulai keseluruhan proses engineering, proses pemilihan material, examination, machining, overlay, assembling hingga proses testing.
Keselamatan di industri migas itu yang paling utama.Tidak boleh ada satu kegagalan dari produk juga selama operasi.
Baca juga : Pelanggar Kuota Penangkapan Ikan akan Disanksi Denda
"Nah dari sana kita memerlukan metode penilaian dan pembinaan, dimana pabrikan tersebut bertahap memenuhi semua requirement tersebut,”jelas Irawan.
PHM menerbitkan suatu metode yakni MHK System PP0142 dan PP0154. Metode ini sudah dipublikasikan di jurnal American Society of Mechanical Engineer (ASME) dengan nomer 2020_21835.
“Keseluruhan proses kita (PHM) lakukan memang sudah teruji.terukur dan terarah. Memang semua requirement Mahakam itu mengadopsi dari operator lama (Total Indonesie). Tapi tentu saja kita melakukan penyempurnaan-penyempurnaan menyesuaikan kondisi blok operasi kita, di blok Mahakam,” papar Irawan.
Pabrikan yang dibina PHM akan mengikuti standard international sehingga memiliki kemampuan mengikuti standard keselamatan migas. Demikian juga nantinya pabrikan akan mempunyai suatu fondasi menuju ke arah ekspor produknya.
Dia meminta SKK Migas bisa menjadi lokomotif yang akan menarik gerbong pabrikan ini ke dalam forum internasional. "Bisa membawa produk pabrikan asli asal Indonesia berkompetisi agar bisa menambah penerimaan devisa bagi negara tercinta," pungkasnya. (RO/OL-7)
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
SKK Migas menegaskan komitmennya memperkuat penggunaan barang dan jasa dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved