Headline

Dengan bayar biaya konstruksi Rp8 juta/m2, penghuni Rumah Flat Menteng mendapat hak tinggal 60 tahun.

Fokus

Sejumlah negara berhasil capai kesepakatan baru

Menko Airlangga Mengapresiasi Program Digitalisasi Ekosistem Pasar BNI

Juven Martua Sitompul
18/12/2021 17:30
Menko Airlangga Mengapresiasi Program Digitalisasi Ekosistem Pasar BNI
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi istri Yanti Airlangga di Pasar Phula Kerti, Sanglah Denpasar, Bali.(Ist)

MENTERI Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik upaya dari berbagai pihak untuk membangkitkan perekonomian. Salah satunya, langkah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyulap pasar tradisional menjadi tempat jual beli yang lebih adaptif terhadap covid-19.
 
Kegiatan membentuk digitalisasi ekosistem pasar ini dimulai BNI di wilayah 08 di Pasar Phula Kerti, Sanglah Denpasar, Bali. Airlangga mengunjungi pasar tersebut dalam rangka operasi pasar serta berdialog langsung dengan para pedagang, sekaligus menyerahkan KUR BNI secara simbolis kepada pedagang binaan BNI.

Baca juga: Menhub: Mobil Listrik Buatan Lokal akan Digunakan di Bandara dan Event G20 Bali
 
"Kami apresiasi bentuk kepedulian BNI sebagai salah satu bank BUMN yang membantu pemerintah dalam merealisasikan program digitalisasi ekosistem pasar untuk kota Denpasar dengan mendukung berbagai kebutuhan stakeholder dipasar baik dari pembiayaan maupun sarana transaksi digital," kata Airlangga melalui keterangan tertulis, Sabtu, 18 Desember 2021.

Sementara itu, Pemimpin Bank BNI Kantor Wilayah 08, IGN Darma Putra (Gustra), memastikan langkah-langkah yang dilakukan BNI dalam mewujudkan digitalisasi ekosistem Pasar Phula Kerti tersebut mendukung digitalisasi transaksi jual beli di pasar. Khususnya, pembiayaan kepada para pedagang, digitalisasi retribusi pasar melalui BNIAgen46.

BNI juga melengkapi gerbang akses masuk ke pasar dengan wastafel untuk mencuci tangan dan alat pengukur suhu. Pengunjung pasar diharuskan mencuci tangan dan mengukur suhunya sebelum berbelanja di pasar, termasuk diwajibkan mengenakan masker.

Dalam hal bertransaksi, BNI melengkapi setiap pedagang dengan Qris stand aklirik untuk menyimpan QR Code Scan. Fasilitas transaksi elektronik ini digunakan demi menekan potensi penyebaran covid-19.

"Pengunjung dapat dengan mudah melakukan pembayaran nontunai dan tanpa kartu menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut," ujar Gustra.
 
BNI juga akan melakukan digitalisasi pembayaran parkir dengan EDC dan Qris BNI. Gustra berharap apa yang dilakukan BNI dapat membantu masyarakat menjadi lebih nyaman bertransaksi di pasar tradisional. (Medcom.id/OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya