Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi Covid-19, bisnis yang berhubungan dengan fashion turut terkena imbas. Namun seiring terus melandainya kasus Covid-19, bisnis fashion diharapkan akan kembali bangkit.
Di sisi lain, fashion merupakan hal yang cukup penting karena berhubungan dengan lifestyle atau gaya hidup. Dengan kembalinya pergerakan ekonomi, bisnis fashion bisa kembali berkembang terutama bisnis fashion yang merupakan buatan dalam negeri .
Sebagaimana diketahui bahwa pada 14 Mei 2020, Presiden Joko Widodo mencanangkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Dengan Gernas BBI, masyarakat Indonesia untuk turut menggunakan produk dalam negeri sekaligus memulihkan perekonomian nasional.
Berbicara tentang pertumbuhan industri fashion di Tanah Air, kini bermunculan para fashionpreneur (sebutan untuk para pengusaha di bidang fashion) untuk terus berinovasi.
Terlebih lagi, sebagai bagian fashion, pakaian yang modis akan membuat wanita tampil percaya diri. Karena itu, pemilihan jenis pakaian pun harus nyaman dipakai dan tetap fashionable.
Dengan alasan itu, salah satu merek pakaian buatan dalam negeri atau produk lokal Bybea masuk pasar fashion yang masih menjanjikan di Tanah Air.
"Untuk memenuhi kebutuhan kaum wanita, produk lokal Bybea hadir mengikuti fashion trend dan menemukan inspirasi di klasik, fashionable dan mudah untuk di-mix-match setiap harinya," jelas Angelline Victoria, selaku CEO dari Bybea pada keterangan pers, Rabu (17/11).
Angelinne mengaku bangga karena Bybea adalah merek pakaian lokal ini dibuat 100% di Indonesia, tepatnya di Jakarta.
Apalagi, menurut Angellline, Bybea memproduksi pakaian yang nyaman hanya dengan bahan terbaik berarti turut menghargai pengrajin lokal dan lingkungannya, Bybea memproduksi pakaian yang nyaman hanya dengan bahan terbaik.
Namun ia menegaskan bahwa pakaian produksinya menjadikan desain dan kenyamanan adalah faktor kunci yang menentukan semua yang mereka lakukan.
“Motto dari Bybea adalah untuk mempersembahkan kepada para wanita di luar sana pakaian yang modis, fashionable, casual dengan berbagai pilihan warna dan bisa digunakan untuk acara apa saja," tutur Angelline.
"Kami percaya dengan menggunakan pakaian dari kami membantu para wanita di luar sana untuk tampil lebih percaya diri, kita rajin mengeluarkan seri pakaian fashion terbaru,” jelas Angelline.
Casual wear dan fashionable seperti pakaian top, dress hingga rok diutamakan, dengan pemilihan material yang beragam, seperti katun dan linen. Meski demikian, dengan keunikannya, pakaian tersebut cukup terjangkau dengan harga mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.
Bybea akan terus melakukan terobosan untuk mendongkak pemasarannya termasuk menggandeng public figure.
“Ke depan nya kami akan lebih fokus untuk berkolaborasi dengan public figure di Indonesia untuk mencakup market dan ketertarikan konsumen yang lebih besar," jelas Angelline.
Jika tertarik mencoba berbagai produk Bybea, Angelline mengatakansilahkan nantikan pembukaan Shope-Bybea Shopee Mall pada bulan November ini. Ia juga mengatakan, "Akan banyak penawaran dan promosi menarik saat pembukaan nanti." (RO/OL-09)
Koleksi limited edition Year of the Horse dari New Era menonjolkan kualitas craftsmanship yang detail dengan nuansa selebrasi yang lebih halus (subtle).
Melalui koleksi eksklusif bertajuk Moroccan Daydream, Tasya membawa standar estetika tingginya ke dalam busana siap pakai untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Busana yang dikenakan Adelia tersebut merupakan koleksi Lebaran dari jenama Lina Sukijo bertajuk Gema Rayya.
Arumi memilih atasan berbentuk seperti mantel panjang berwarna merah marun, pilihan warna yang memberikan kesan megah dan berwibawa.
Zaskia dan Shireen Sungkar mengajak audiens untuk merenungkan kembali makna warisan yang tidak hanya berwujud karya fisik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang diteruskan lintas generasi.
Naomi Osaka mencuri perhatian di Australia Terbuka 2026 dengan jaket ubur-ubur karya Robert Wun. Simak inspirasi di balik gaya ikoniknya di sini.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved