Rabu 03 November 2021, 17:17 WIB

Indonesia Tawari Korsel Investasi Shale Gas di Lapangan Migas

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Indonesia Tawari Korsel Investasi Shale Gas di Lapangan Migas

DOK MI.
Ilustrasi.

 

PEMERINTAH Indonesia mengajak Korea Selatan (Korsel) untuk bekerja sama mengembangkan investasi shale gas di lapangan-lapangan minyak dan gas (migas) di Tanah Air. Ini disampaikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam The 12 Indonesia-Korea Energy Forum (IKEF) beberapa waktu lalu. 

Shale gas merupakan gas yang diperoleh dari serpihan batuan shale atau tempat terbentuknya gas bumi. "Indonesia juga mengajak Korea Selatan mengembangkan teknologi shale gas dan pemanfaatan laboratorium ESDM untuk analisis shale hydrocarbon," sebut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM Tutuka Ariadji dikutip laman resmi Ditjen Migas, Rabu (3/11).

Kedua negara juga mendiskusikan kolaborasi feasibility study atau studio kelayakan terkait separator Biogenic Shallow Gas (BSG). ESDM juga menjabarkan dari sisi kerja sama bisnis, Pertamina dan PT Korea National Oil Corporation (KNOC) menggali potensi kemitraan untuk pengelolaan lapangan migas baik di Indonesia maupun di luar negeri. Pihak KNOC, kata Tutuka, juga menyatakan minatnya untuk melakukan joint study di Indonesia.

Sedangkan untuk subsektor kelistrikan dan energi terbarukan, kedua pihak menggali potensi kerja sama terutama kerja sama teknis dan proyek demonstrasi charging kendaraan listrik atau EV serta berbagi kebijakan terkait smart grid. Untuk sesi mutual cooperation, Indonesia menyampaikan peluang kerja sama di sektor minerba mulai dari hulu, hilir, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Baca juga: Ekonomi Indonesia Diperkirakan Tumbuh 3,48% di Triwulan III

Selain itu, Korea Selatan mengusulkan konsep MoU tentang kerja sama mineral sebagai upaya peningkatan kerja sama mineral dan batu bara (minerba) di level pemerintah dan swasta. "Pemerintah mencatat usulan ini dan akan menindaklanjuti dengan pembahasan internal," terang Tutuka. Dalam acara IKEF, hadir selain pihak ESDM ialah Deputy Minister for Energy Industry Ministry of Trade Industry and Energy Korea Kang Kyungsung. (OL-14)

Baca Juga

Dok.South Pacific Viscose

South Pacific Viscose Tampilkan Produk Serat Ramah Lingkungan di Indointertex-Inatex 2022

👤Antara 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 22:27 WIB
Kedua merek serat yang didistribusikan SPV di Indonesia, TENCEL™ dan LENZING™ECOVERO™, berbahan dasar kayu yang...
ANTARA/NOVA WAHYUDI

Pemerintah Ubah Tarif Batas Bawah Bea Keluar CPO

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:56 WIB
"PMK 123 ini mengatur perubahan batas bawah pengenaan tarif bea keluar CPO dan produk turunannya yang semula US$750 per metrik ton...
Dok. JULO

JULO Dorong Inklusi Keuangan Lewat Kolaborasi dengan Maliq & D'Essentials di Lagu Indonesia #SIAPMELESAT

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:53 WIB
Mengusung kampanye Siap Melesat, kolaborasi itu menjadi ajakan positif agar masyarakat Indonesia terus memiliki semangat berkarya untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya