Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA Beauty, perusahaan kosmetik dan perawatan kulit direct-to-consumer (D2C) asal Indonesia, meraih pendanaan tahap awal (Seed Funding) senilai US$5 juta. Pendanaan ink dipimpin oleh AC Ventures, dan diikuti oleh partisipasi dari SiCepat Ekspres, dan DMMX.
NAMA Beauty akan menjadi merek D2C yang menawarkan produk perawatan kulit dan kecantikan berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, dan jaringan distribusi offline yang kuat untuk menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.
Kemitraan bersama PT Digital Mediatama Maxima Tbk., (DMMX), dan PT SiCepat Ekspres Indonesia (SiCepat Ekspres), memungkinkan NAMA Beauty memiliki akses jangkauan distribusi yang kuat dan terukur.
“Saya telah mengenal Luna Maya dan Marcel Lukman cukup lama, dan telah mengikuti perkembangan perusahaan NAMA Beauty sejak mereka mulai. Saya juga memperhatikan industri kecantikan adalah salah satu industri yang paling tangguh dalam hal pertumbuhan, meskipun tetap memiliki tantangan tersendiri,” ungkap Founding Partner of AC Ventures Pandu Sjahrir dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (1/11).
Ia menyampaikan, melaluo kemitraan dengan SiCepat dan DMMX, pihaknya akan memanfaatkan kekuatan unik kami masing-masing untuk membantu NAMA Beauty dalam membangun merek kecantikan dengan pertumbuhan tinggi.
“Kami berharap dapat mendukung perusahaan untuk mencapai potensi penuh,” lanjut dia.
NAMA Beauty akan memanfaatkan jaringan distribusi DMMX yang luas untuk menjual produk mereka ke jaringan distribusi pasar offline. Misalnya seperti Sampoerna Retail Community (SRC) yang tersebar di lebih dari 20 kota di Indonesia, menjual produk mereka di rantai minimarket, dan mengakses ribuan jaringan ritel untuk meningkatkan visibilitas merek yang lebih luas.
Lebih dari itu, NAMA Beauty juga akan menjual produk dalam platform perdagangan digital untuk SRC yang disediakan oleh DMMX. Cara ini dapat membantu NAMA Beauty memperluas jangkauan distribusi dengan lebih cepat.
Sementara itu, CEO SiCepat Ekspres Indonesia The Kim Hai menyampaikan, SiCepat Ekspres akan berperan sebagai mitra logistik NAMA Beauty untuk melayani kebutuhan pengiriman mereka. Faktor-faktor tersebut menjadikan NAMA Beauty sebagai pemain bisnis yang berpotensi kuat untuk mendisrupsi industri kecantikan Indonesia.
Baca juga: Komit Hadirkan Berbagai Produk Kecantikan untuk Perempuan Indonesia
“SiCepat Ekspres akan menjadi mitra pengiriman yang menghadirkan produk kosmetik NAMA Beauty untuk mendukung pertumbuhan NAMA Beauty sebagai merek kosmetik lokal yang siap memasuki pasar kosmetik Indonesia,” kata dia.
Menurut dia, dengan kualitas yang baik, harga yang kompetitif, dan didukung dengan pengiriman yang berkualitas dari SiCepat, pihaknya optimistis NAMA Beauty mampu menembus pasar kosmetik Indonesia dan menjadi merek kosmetik yang dipercaya masyarakat Indonesia.
CEO Nama Beauty Luna Maya menyampaikan, pihaknya merasa bersyukur dan diberkati dengan kepercayaan dan dukungan dari AC Ventures, SiCepat, dan DMMX, termasuk semua mitra dan tim. Ini merupakan momentum yang tepat dan menjanjikan bagi Indonesia.
“Kami percaya, sinergi ini dapat membantu kami untuk bertumbuh bersama dan memaksimalkan peluang serta momentum yang ada,” ungkap Luna.
Sebagai figur publik, Luna Maya memiliki eksposur yang tinggi di antara masyarakat Indonesia. Seperti yang diketahui, Luna Maya merupakan tokoh terkenal di Indonesia dengan hampir 40 juta pengikut di media sosial, dan memiliki pengaruh besar di kalangan konsumen kecantikan di Indonesia. (R-3)
Koperasi Kana menyediakan pendanaan operasional sebesar Rp2 juta per bulan bagi setiap KDKMP yang berpartisipasi.
Campaign for Good mendorong perubahan global menuju pengambilan keputusan kolaboratif berbasis kepercayaan.
Merek shapewear Skims yang didirikan Kim Kardashian berhasil meraih pendanaan US$225 juta dari investor termasuk Goldman Sachs.
Pendanaan bagi startup yang dipimpin perempuan masih menjadi tantangan yang membatasi kemampuan mereka tumbuh dan berinovasi.
Platform media sosial berbasis Web3, X.me, mengumumkan telah memperoleh pendanaan strategis senilai US$30 juta yang dipimpin oleh Tido Capital, dengan partisipasi sejumlah investor global.
Pendanaan ini akan digunakan untuk memperkuat sistem keamanan dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi (compliance).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved