Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
Saham-saham Jepang jatuh pada perdagangan sesi pagi Kamis (28/10), karena prospek mengecewakan perusahaan-perusahaan blue-chips teknologi mendorong aksi jual yang lebih luas, meskipun kenaikan saham-saham kelas berat terkait chip membatasi kerugian.
Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) merosot 0,9 persen menjadi diperdagangkan di 28.829.54 poin pada pukul 02.06 GMT, sedangkan indeks Topix yang lebih luas turun 0,65 persen menjadi diperdagangkan pada 2.000,68 poin.
"Saya memperkirakan beberapa perusahaan akan gagal memenuhi ekspektasi pasar pada musim laporan keuangan ini tetapi revisi turun adalah kejutan besar. Itu telah melukai sentimen investor," kata Shigetoshi Kamada, manajer umum di departemen riset di Tachibana Securities.
"Investor sedang menunggu laporan keuangan Toyota minggu depan karena pembuat mobil mempengaruhi industri terkait mereka. Pada saat yang sama pertemuan kebijakan Fed AS juga merupakan faktor besar untuk sentimen mereka."
Pembuat robot Fanuc jatuh 8,54 persen karena memangkas prospek untuk tahun ini, mengutip kekurangan chip dan suku cadang lainnya.
Hitachi kehilangan 1,39 persen karena pemotongan produksi dari pembuat mobil akibat kurangnya chip telah mempengaruhi konglomerat teknologi tersebut.
Pembuat komputer Fujitsu juga anjlok 8,0 persen setelah prospeknya meleset dari ekspektasi.
Pasar Jepang juga mengikuti penutupan S&P 500 semalam yang lebih lemah, yang berakhir lebih rendah karena penurunan harga minyak dan mundurnya imbal hasil obligasi AS.
Investor tetap berhati-hati tentang kebijakan suku bunga bank sentral menjelang pertemuan kebijakan Fed minggu depan, kata Kamada.
Pada Kamis bank sentral Jepang (BoJ) diperkirakan akan menjaga pengaturan kebijakan moneter tetap stabil, dan juga memproyeksikan inflasi untuk tetap di bawah target 2,0 persen untuk setidaknya dua tahun lagi.
Di sisi lain, pembuat wafer silikon Shin-Etsu Chemical melonjak 3,21 persen dan pembuat peralatan pembuat chip Screen Holdings melonjak 8,74 karena laba yang kuat.
Rekan mereka Tokyo Electron naik 1,96 persen dan Advantest melonjak 3,61 persen, membatasi kerugian keseluruhan pada Nikkei. (Ant/OL-12)
PASAR modal Indonesia mengalami pergerakan yang cukup dinamis dengan tingkat volatilitas cukup tinggi akibat tekanan geopolitik dan kondisi domestik dan global, ini kata Kepala Eksekutif OJK
IHSG pada pembukaan perdagangan Kamis (2/4/2026) dibuka melemah 31,33 poin. Simak analisis pergerakan bursa saham domestik hari ini.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan awal bulan, Rabu 1 April 2026, dengan performa impresif.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) siap IPO dengan target dana Rp306 miliar. Simak jadwal, harga, dan cara pesan mudah lewat aplikasi IPOT
Investor ritel di pasar saham Indonesia diimbau untuk tidak lagi bergantung pada data usang dalam mengambil keputusan investasi, seiring dinamika pasar yang semakin cepat, dan kompleks.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (30/3) sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved