Kamis 28 Oktober 2021, 11:03 WIB

Saham Jepang Rontok Akibat Prospek Mengecewakan Perusahaan Blue Chips

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Saham Jepang Rontok Akibat Prospek Mengecewakan Perusahaan Blue Chips

AFP/Charly Triballeau
Seorang pria melewati papan pergerakan bursa saham di Tokyo, Jepang.

 

Saham-saham Jepang jatuh pada perdagangan sesi pagi Kamis (28/10), karena prospek mengecewakan perusahaan-perusahaan blue-chips teknologi mendorong aksi jual yang lebih luas, meskipun kenaikan saham-saham kelas berat terkait chip membatasi kerugian.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) merosot 0,9 persen menjadi diperdagangkan di 28.829.54 poin pada pukul 02.06 GMT, sedangkan indeks Topix yang lebih luas turun 0,65 persen menjadi diperdagangkan pada 2.000,68 poin.

"Saya memperkirakan beberapa perusahaan akan gagal memenuhi ekspektasi pasar pada musim laporan keuangan ini tetapi revisi turun adalah kejutan besar. Itu telah melukai sentimen investor," kata Shigetoshi Kamada, manajer umum di departemen riset di Tachibana Securities.

"Investor sedang menunggu laporan keuangan Toyota minggu depan karena pembuat mobil mempengaruhi industri terkait mereka. Pada saat yang sama pertemuan kebijakan Fed AS juga merupakan faktor besar untuk sentimen mereka."

Pembuat robot Fanuc jatuh 8,54 persen karena memangkas prospek untuk tahun ini, mengutip kekurangan chip dan suku cadang lainnya.

Hitachi kehilangan 1,39 persen karena pemotongan produksi dari pembuat mobil akibat kurangnya chip telah mempengaruhi konglomerat teknologi tersebut.

Pembuat komputer Fujitsu juga anjlok 8,0 persen setelah prospeknya meleset dari ekspektasi.

Pasar Jepang juga mengikuti penutupan S&P 500 semalam yang lebih lemah, yang berakhir lebih rendah karena penurunan harga minyak dan mundurnya imbal hasil obligasi AS.

Investor tetap berhati-hati tentang kebijakan suku bunga bank sentral menjelang pertemuan kebijakan Fed minggu depan, kata Kamada.

Pada Kamis bank sentral Jepang (BoJ) diperkirakan akan menjaga pengaturan kebijakan moneter tetap stabil, dan juga memproyeksikan inflasi untuk tetap di bawah target 2,0 persen untuk setidaknya dua tahun lagi.

Di sisi lain, pembuat wafer silikon Shin-Etsu Chemical melonjak 3,21 persen dan pembuat peralatan pembuat chip Screen Holdings melonjak 8,74 karena laba yang kuat.

Rekan mereka Tokyo Electron naik 1,96 persen dan Advantest melonjak 3,61 persen, membatasi kerugian keseluruhan pada Nikkei. (Ant/OL-12)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kementan Pamerkan Produk Pertanian Nusantara di Acara ODICOFF

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 10:33 WIB
Kopi khas Indonesia yaitu Kopi Gayo, Kopi Lintong, Kopi Mandailing, Kopi Jawa, Kopi Luwak, Kopi Kintamani Bali, Kopi Toraja, dan Kopi...
DOK KEMENPERIN

Kemenperin Usung Eksistensi Making Indonesia 4.0 di ITAP 2021

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 10:22 WIB
Dirjen KPAII menjelaskan, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, terdapat tujuh sektor industri yang mendapat prioritas...
DOK Sinar Mas Land.

Green Office Park 1 Menjadi Tuan Rumah GBC Ideas 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 09:40 WIB
GBC Ideas merupakan kegiatan tahunan yang diadakan GBC Indonesia untuk kompetisi inovasi dan terobosan baru dalam pembangunan green...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya