Rabu 27 Oktober 2021, 09:18 WIB

Kemendag Tekankan Pemanfaatan Teknologi Digital di Era Normal Baru

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kemendag Tekankan Pemanfaatan Teknologi Digital di Era Normal Baru

Ist/Kemendag
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi.

 

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) RI mengajak para pemimpin Trade Promotion Organization (TPO) untuk berkolaborasi memanfaatkan teknologi digital. Dengan pemanfaatan yang tepat, diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi di masa normal baru (new normal) ini. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi saat membuka Asian Trade Promotion Forum (ATPF) CEO Meeting 2021 yang diselenggarakan secara virtual, hari ini, Selasa (26/10).

Dalam pertemuan yang mengangkat tema ‘To Grow and Develop in the New Economic Era’ ini, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

“Forum ini merupakan sarana bagi para pimpinan TPO di kawasan Asia untuk bertukar informasi dan ide tentang upaya yang dilakukan Pemerintah dalam mendukung sektor potensial yang berkembang dan bertahan. Selain itu, turut dibahas upaya pemanfataan digitalisasi dalam mendukung produktivitas bisnis di tengah pandemi Covid-19,” jelas Didi. 

Dalam paparannya, Didi menjelaskan, Pemerintah terus mendorong pemanfaaatan digitalisasi dalam perdagangan, salah satunya melalui niaga elektronik/niaga-el (e-commerce).

Nilai transaksi niaga-el Indonesia pada 2021 mengalami peningkatan yang cukup drastis sebesar 48,38% (YoY) menjadi USD 27 miliar.

“Tidak hanya konsumen saja yang beralih untuk berbelanja daring. Para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia pun telah beralih memanfaatkan niaga-el sebagai sarana pemasaran. Tercatat, hingga Agustus 2021, sekitar 16 juta UKM Indonesia telah berjualan melalui platform niaga-el,” terangnya.

Didi juga memperkenalkan platform niaga-el yang dapat dimanfaatkan UKM Indonesia untuk go global yakni Archipelago (www.archipelago-store.com), Indonesia Store (https://idnstore.tw/en), dan ASEAN Online Sale Day (http://onlineasean.com).

Kehadiran tiga platform niaga-el ini untuk menghubungkan pelaku UKM Indonesia dengan para buyer asal luar negeri, baik dalam bentuk business to business maupun business to consumer di masa pandemi. 

Didi menjelaskan, selain mendorong pemanfataan platform lokapasar (marketplace) oleh UKM, Kemendag juga mendukung pengembangan bisnis UKM melalui penyelenggaran berbagai program yang memanfaatkan teknologi digital lainnya.

Program tersebut antara lain penjajakan bisnis (business matching) virtual yang bekerja sama dengan 32 Perwakilan Perdagangan Indonesia di luar negeri dan penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition yang berlangsung pada 21 Oktober—4 November 2021. 

“Diharapkan, dengan kehadiran tiga platform berorientasi ekspor Indonesia tersebut dan juga berbagai penyelenggaraan kegiatan ekspor yang dilakukan Pemerintah, dapat meningkatkan peluang dan kemudahan UKM berpromosi ke pasar global serta memasuki pasar yang lebih luas,“ pungkas Didi.

Pertemuan diikuti 21 TPO dengan agenda pembahasan program tahunan ATPF dan pembahasan program bersama. Di samping itu, dilaksanakan pula diskusi panel yang mengangkat tema ‘Potential Industrial Sectors & Strategic Efforts under the Prolonged Pandemic’ dan ‘Supporting SMEs in Optimizing E-commerce Technology’. 

ATPF merupakan pertemuan Trade Promotion Organization (TPO) wilayah Asia yang didirikan pada 1987. Saat ini, ATPF memiliki 23 anggota TPO dari berbagai wilayah Asia termasuk TPO Australia dan Selandia Baru.

Dalam pelaksanaannya, ATPF CEO Meeting dan Working Level Meeting diselenggarakan setahun sekali.

ATPF dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan perdagangan para anggotanya melalui pertukaran informasi, implementasi proyek kerja sama, serta memperkuat jaringan.

Selain itu, ATPF juga menyelenggarakan program lainnya seperti peningkatan kapasitas (capacity building), pameran bersama, dan berbagai proyek kerja sama lainnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A

Presidensi G20, Wamenlu: Indonesia Bisa Jembatani Berbagai Perbedaan Kepentingan 

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:03 WIB
"Indonesia yang memiliki politik luar negeri bebas aktif dan kemampuan Bapak Presiden (Joko Widodo) untuk menjembatani karena memiliki...
Dok. Pribadi

Perkuat Pesan Presidensi G20 Indonesia, Portsal g20.org Diluncurkan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:00 WIB
“Kita harapkan betul pesan kunci dari Presidensi Indonesia, yaitu Recover Together, Recover Stronger, itu bisa diamplifikasi dengan...
Ilustrasi

Sambut 2022, Saatnya Move On dan Hindari Investasi Bodong 

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 02 Desember 2021, 20:59 WIB
Menurut data OJK, praktik-praktik investasi bodong telah merugikan masyarakat Indonesia hingga Rp117,4 triliun dalam kurun waktu 10 tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya