Senin 25 Oktober 2021, 21:06 WIB

Tahun Depan, ESDM Lelang 12 Blok Migas

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Tahun Depan, ESDM Lelang 12 Blok Migas

Antara
Ilustrasi

 

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang 12 Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) di tahun depan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso mengungkapkan, dengan langkah tersebut diharapkan bakal menambah pendapatan negara.

"Dari wilayah kerja yang akan dilelang tersebut diharapkan akan menarik investor untuk berinvestasi dan membangkitkan kembali gairah kegiatan usaha hulu migas di Indonesia," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (25/10).

Pada lelang WK Migas tahap I di tahun ini, telah ditawarkan enam blok migas. Sedangkan, untuk lelang tahap II akan dilakukan pada triwulan keempat 2021. Terdapat 8 kandidat WK migas yang sedang dievaluasi ESDM.

Koordinator Pengembangan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi Konvensional Ardhi Krisnanto mengaku, Dirjen Migas ESDM tengah menyiapkan kandidat blok migas mana yang akan dilelang pada tahap kedua ini.

Baca juga : Menkeu: Dana Pemda yang Mengendap di Bank Capai Rp194 Triliun

"Lelang kedua tahap ini, Dirjen migas sedang menyiapkan beberapa kandidat wilayah kerja yang akan dimasukan dalam pelelangan. Ada ketentuan pokok yang harus diselesaikan," jelasnya.

Ketentuan itu misalnya, konsultasi dengan pemerintah daerah (pemda) terkait keberadaan blok migas yang bakal dilelang.

"Bahwa Menteri ESDM, sebelum menerapkan wilayah kerja ,wajib berkonsultasi dengan pemda. Beberapa provinsi sudah konsultasi dan kami tengah menunggu jawaban dari para gubernur (soal konsultasi lelang)," pungkasnya.

Sebelumnya, dari empat WK yang ditawarkan pada tahap I pelelangan, baru dua WK telah memiliki pemenang, yaitu WK South CPP di Riau onshore oleh PT. Energi Mega Persada, Tbk. Sementara, pemenang lelang WK Liman adalah Husky Energy International Corporation

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji beberapa waktu menjelaskan, untuk PT Energi Mega Persada memiliki komitmen pasti tiga tahun pertama yang ditawarkan pada proposal lelang berupa Studi G&G, Seismik 2D 500 kilometer, seismik 3D 50 km2, dan 1 sumur eksplorasi, dengan total nilai sebesar US$13,6 juta.

Sedangkan, pemenang lelang WK Liman, Husky Energy International Corporation mendapat bonus tanda tangan sebesar US$200 ribu, serta komitmen pasti tiga tahun pertama berupa Studi G&G dan seismik 2D 400 km dengan total nilai sebesar US$6,7 juta. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Presiden: Kita Tetap Awasi secara Ketat

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 19 Mei 2022, 23:12 WIB
Keputusan tersebut diambil setelah melihat adanya pasokan di dalam negeri yang terus...
Antara/Bayu Pratama S

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Kebijakan Perombakan Persawitan Mendesak Direalisasikan

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:54 WIB
"Kami apresiasi, walau harga tandan buah segar (TBS) sawit para petani SPI di berbagai daerah sudah sempat sangat jatuh, belum lagi...
Dok. Pribadi

Inovasi Desain Interior Beri Kesan Mendalam Pada Suatu Bangunan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:40 WIB
Inovasi desain interior sebuah Rumah Sakit harus memperhatikan kepentingan nyawa seseorang, tidak bisa dibuat sembarangan terkait...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya