Jumat 15 Oktober 2021, 14:40 WIB

Komit Terapkan Ekonomi Hijau, CEO BRINS Taih Penghargaan di TJSL Awards

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Komit Terapkan Ekonomi Hijau, CEO BRINS Taih Penghargaan di TJSL Awards

Dok.BRINS
CEO BRI Insurance, Fankar Umran dinobatkan sebagai The Leader of TJSL Initiative pada CEO Category.

 

PRINSIP ekonomi hijau saat ini terus digencarkan. Inisiatif itu pula yang dilakukan PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance (BRINS) dengan
melakukan nilai-nilai SDGs (Sustainable Development Goals) dengan penerapan green operation yang memperhatikan aspek-aspek Environment, Social, dan
Governance (ESG).

Komitmen BRINS berhasil menorehkan dua penghargaan di TJSL & CSR Award 2021 yang merujuk pada Permen BUMN PER-05/MBU/04/2021 tentang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk kategori corporate TJSL Award Pilar Lingkungan.  Terlebih pada puncak acara CEO BRI Insurance, Fankar Umran dinobatkan sebagai The Leader of TJSL Initiative pada CEO Category.

Baca juga: Wamenag Minta PTKI Lebih Responsif Beri Solusi Masalah Bangsa

“Ini menjadi salah satu motivasi kami untuk terus konsisten dalam memaksimalkan green operation dengan memperhatikan aspek-aspek ESG untuk mencapai SDGs, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder," ujar Fankar Umran, CEO BRI Insurance.

“Kami terus berusaha untuk memberikan impact lebih bagi sosial, ekonomi dan lingkungan sekitar dengan tentunya tetap memperhatikan aspek keberlanjutan. Namun bukan hanya itu, tapi kami juga harus memastikan bahwa CSR dan green initiative yang kami lakukan terukur, berdampak dan berkelanjutan.”

Selama 2021 BRINS menghemat operation cost lebih dari 10% dengan penerapan Green Operation, selain itu BRINS juga terus melakukan berbagai inisiatif  ramah lingkungan di antaranya launching product Greensurance serta program-program CSR untuk membantu masyarakat dan lingkungan.

Penilaian TJSL & CSR Award 2021 terdiri dari empat pilar SDG’s, yakni Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Hukum dan Tata Kelola, serta memberikan nilai tambah (Creating Shared Value) bagi perusahaan. Selain itu, terdapat enam aspek pendukung, yaitu terkait kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, keberlanjutan serta dokumen pelengkap. Nilai tambah dalam penilaian diberikan kepada perusahaan yang telah mengukur tingkat efektivitas program TJSL menggunakan parameter Social Return on Investment.  (RO/A-1)

 

Baca Juga

dok Bappenas

Peta Jalan Ekonomi Kerthy Bali, Langkah Awal Transformasi Ekonomi Indonesia

👤Adiyanto 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:08 WIB
Peluncuran Peta Jalan dan Master Plan ini merupakan bentuk penerjemahan arahan Presiden Jokowi kepada Kementerian PPN/Bappenas untuk...
Dok. Kementan

Perkuat BPP Langkaplancar untuk Tingkatkan Produktivitas

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 16:55 WIB
Penguatan dilakukan demi meningkatkan produktivitas yang adalah tugas...
ANTARA

Jokowi Sebut Ekonomi Bali Perlu Transformasi

👤Dhika kusuma winata 🕔Jumat 03 Desember 2021, 16:15 WIB
Jokowi memahami kondisi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali mengalami penurunan besar lantaran yang terganggunya pariwisata di masa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya