Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ropiudin mengatakan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) sangat penting karena dapat mendorong kemandirian energi.
"Selain mendorong kemandirian energi, pengembangan EBT juga dapat menjadi salah satu kunci dalam mendukung pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19," katanya di Purwokerto, Banyumas, Rabu (29/9).
Peneliti senior laboratorium teknik sistem termal dan energi terbarukan Unsoed tersebut mengatakan pengembangan EBT harus disesuaikan dengan strategi pelaksanaan cetak biru dan buku putih energi yang telah dikembangkan oleh Dewan Energi Nasional.
"Pengembangan energi perlu dilakukan dengan pemetaan yang sangat jelas mulai riset dasar energi hingga hilirisasi riset energi serta diselaraskan dengan Rencana Induk Riset Nasional. Dengan demikian akan dapat menjadi pedoman dalam peta jalan dalam pengembangan dan penerapan energi di Indonesia," katanya.
Dia menjelaskan, pengembangan EBT juga perlu melibatkan berbagai pihak dari lintas sektor agar dapat berjalan secara optimal.
"Contohnya, pelaksanaan dan pengembangan dapat dilakukan oleh perguruan tinggi, pemerintah hingga industri. Partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan untuk memberikan input terhadap pengembangan riset energi sehingga sesuai dengan kebutuhan yang mendesak," katanya.
Dia juga menambahkan sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan ikut diperlukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pengembangan EBT.
"Partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pemanfaatan EBT dapat dilakukan dengan memanfaatkan secara maksimal sumber energi yang ada di wilayah masing-masing untuk proses-proses produktif," katanya.
Selain itu, lanjut dia, perguruan tinggi juga dapat berperan strategis dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
"Masyarakat didampingi perguruan tinggi dengan dukungan pemerintah dan industri juga dapat berperan aktif dalam mengembangkan teknologi tepat guna berbasis sumber energi setempat," katanya.
Dengan demikian, kata dia, akan dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya pengembangan EBT sesuai target yang diharapkan.
"Peran serta seluruh pihak dalam kegiatan ini juga dapat mendukung upaya untuk mewujudkan peningkatan ekonomi, kemandirian teknologi, kemandirian energi dan peningkatan daya saing bangsa," katanya. (Ant/OL-12)
Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Ernest Gunawan menyampaikan alokasi program mandatori B40 pada 2026 ditetapkan sebesar 15,646 juta kiloliter.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved