Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bersama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah dan Pemerintah Provinsi Jambi memfasilitasi pelepasan ekspor perdana komoditas pinang oleh PT Best Star Indonesia ke Arab Saudi di Jambi. Jumlah pinang yang diekspor sebanyak 18 ton dengan total nilai mencapai US$1,5 juta.
"Kami mengapresiasi sinergi KJRI Jeddah, ITPC Jeddah, Pemerintah Provinsi Jambi, dan PT Best Star Indonesia yang telah bekerja sama menyelenggarakan pelepasan produk ekspor perdana komoditas pinang ke Jeddah. Kami berharap program pelepasan ekspor akan menjadi program berkelanjutan, tidak hanya ke Arab Saudi, tetapi juga ke negara tujuan ekspor lain," kata Didi melalui keterangan yang diterima, Minggu (26/5).
Didi mengatakan, pinang merupakan salah satu komoditas ekspor dengan tren pertumbuhan yang positif, khususnya dalam tiga tahun terakhir. Pada 2018, total ekspor pinang ke negara-negara dunia tercatat sebesar US$4,2 juta dan meningkat menjadi US$11 juta pada 2020. "Ini pekerjaan rumah bersama untuk dapat meningkatkan promosi produk pinang, khususnya di pasar Arab Saudi," ujar Didi.
Pinang yang diimpor dari Indonesia umumnya dipakai ekspatriat Asia Selatan yang tinggal di Arab Saudi untuk 'nyirih'. Nyirih merupakan cara menikmati buah pinang dengan dikunyah. Kebiasaan nyirih mirip dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Hal ini tentu dapat dimanfaatkan sebagai peluang mempromosikan pinang ke negara-negara dengan jumlah ekspatriat dari Asia Selatan yang tinggi.
Menurut Didi, Arab Saudi merupakan salah satu mitra penting perdagangan Indonesia. Setiap tahun, banyak jemaah dari seluruh penjuru dunia melakukan ibadah haji dan umrah. Artinya, potensi ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi sangat tinggi. Salah satu upaya pemerintah meningkatkan ekspor ke Arab Saudi yaitu dengan membuat nota kesepahaman (MoU) haji dengan mitra untuk memasok kebutuhan jemaah haji dan umrah dengan produk Indonesia.
Kepala ITPC Jeddah M. Rivai Abbas menerangkan ada potensi pasar Arab Saudi yang membutuhkan sekitar 20—25 kontainer buah pinang setiap bulan. "Kami berharap nanti lebih banyak lagi komoditas pinang Indonesia yang masuk ke Arab Saudi," kata Rivai.
Baca juga: IHSG Meningkat 0,19% selama Sepekan Lalu
Nilai total perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada periode Januari-Juli 2021 tercatat US$2,88 miliar. Ekspor Indonesia ke Arab Saudi pada periode Januari-Juli 2021 sebesar US$842,84 juta. Impor Indonesia dari Arab Saudi pada periode yang sama tercatat US$2,04 miliar. (OL-14)
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Petani pinang tetap menjual hasil panen karena buah pinang cepat rusak jika disimpan terlalu lama.
Di Kabupaten Pidie, Jumat (25/4), harga biji pinang kering panen Rp17.000/kg (kilogram). Harga itu lebih mahal dari pekan lalu Rp10.000/kg
Proper Emas diraih Pendopo Field melalui corporate social responsibility CSR Program Gerakan Perempuan Lestarikan Alam Melalui Konservasi Pinang (Gemilang).
Buah ini bisa untuk menahan atau mengganjal rasa lapar dan dapat menambah energi dengan jumlah banyak. Maka dari itu para atlet selalu mengkonsumsinya sebagai makanan pengganti gula.
Pertamina EP Pendopo Field melakukan pemetaan sosial di Desa Sukakarya, mengidentifikasi dua isu utama, yakni pengangguran dan kemiskinan.
Petani pinang di kawasan Provinsi Aceh sedang dirundung harga buruk. Sejak awal Januari 2022 mereka terus tidak bersemangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved