Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPETISI wirausaha yang diinisiasi Wismilak Foundation, Diplomat Succes Challenge kembali digelar tahun ini. Roadshow virtual kompetisi yang memasuki edisi ke-12 itu pun kini sedang digelar dengan tajuk Unlocking Opportunities.
Melalui virtual roadshow ini, diharapkan DSC 12 membuka kesempatan wirausahawan lokal dalam meraih peluang yang terbuka lebar. Komitmen DSC mendukung perekonomian Indonesia dengan membangun ekosistem wirausaha ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah.
Menteri BUMN Erick Thohir, mengapresiasi adanya kompetisi Diplomat Success Challenge ke-12 di tahun ini. Terlebih atas dedikasi dan konsistensinya menyelenggarakan kompetisi selama lebih dari satu dekade. Erich Thohir pun mengapresiasi DSC 12 yang memperluas segmen audiens berbasis komunitas dan ekonomi keumatan dengan menggandeng warga Nahdliyin.
“Saya harap kompetisi ini dapat menjadi bagian upaya penguatan ekonomi dan talenta pesantren agar dapat menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan, UMKM halal serta menciptakan arus baru ekonomi syariah di Indonesia," katanya dalam sambutan roadshow DSC 12.
Erick berharap, hadirnya DSC menjadi bagian upaya penguatan ekonomi di Indonesia. Selain dukungan dari Menteri BUMN, dukungan lainnya juga hadir dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
“Kegiatan Diplomat Success Challenge sangat baik sekali sebagai support system, bagi wirausahawan muda Indonesia agar dapat mudah beradaptasi dengan cepat, inovatif, kolaboratif, dan semangat untuk membuat gebrakan di tengah pandemi Covid-19. “ tutur Teten Masduki.
Direktur utama Wismilak Ronald Walla mengatakan sejalan dengan program pemerintah, DSC 12 berkomitmen membuka kesempatan dan peluang seluas-luasnya bagi wirausaha dengan mendorong usaha mikro dan melakukan percepatan pemberdayaan UMKM ke generasi muda di Indonesia.
“Untuk itu kami terus meningkatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait terutama dengan pihak pemerintah. Dukungan dari pemerintah pastinya sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan dan peningkatan usaha di Indonesia," ujarnya.
DSC ke-12 tentunya menjadi sebuah harapan dan juga peluang bagi para wirausahawan untuk dapat terus mengembangkan usaha mereka dengan dana hibah total Rp2 miliar. Hal ini juga ditekankan oleh Edric Chandra, Program Initiator DSC 12 dan menjadi tujuan digelarnya acara bertajuk “Unlocking Opportunities” ini yaitu memantik asa wirausaha dengan membuka kesempatan seluas-luasnya.
Baca juga : Sektor Ritel dan UMKM Terus Tumbuh, Perlu Optimalisasi Lewat Teknologi dan Jiwa Wirausaha
“Sudah lebih dari 1 tahun kita bersama menghadapi pandemi. Kembalinya hadir DSC 12 merupakan bukti bahwa dunia wirausaha Indonesia terus bergeliat dan bangkit. Kami harap dengan hadirnya DSC 12 akan kembali membawa harapan baru bagi wirausaha yang ingin terus bergerak maju mengeksplorasi peluang yang terbuka lebar, ” ujar Edric.
Kegiatan virtual “Unlock Opportunity” juga dihadiri oleh empat mentor nasional yaitu Handoko Hendroyono, Co-Founder M Bloc Space & Kebun Ide, Helga Angelina, Co-founder Burgreens, Lukman Benjamin, Co Founder & CEO Cretivoc, dan M. Jupaka, Business Strategic Kick Avenue & Brand Director NIION.
DSC 12 tahun ini menggandeng berbagai pihak dan komunitas, di antaranya berkolaborasi dengan Podcast Helmy Yahya Bicara. Melalui platform Podcast dan YouTube-nya, Helmy Yahya yang juga salah satu Dewan Komisioner (Dekom) DSC 12,, ikut berbagi ilmu dan pengalaman praktis dengan mengundang narasumber wirausaha piawai.
“Dari ribuan pemula dan perintis, tidak lebih 5 persen yang berhasil menjadi wirausahawan sukses. Karena itu, ide saja tidak cukup, perlu bekal ilmu, serta pengalaman praktis. Untuk itu melalui platform ini, saya mengundang pengusaha sukses yang juga sekaligus mentor nasional DSC 12 seperti Handoko Hendroyono dan Lukman Benjamin Mulia dalam memberikan pengalaman praktis.” ujar Helmy.
Melalui kedua narasumber Helmy Yahya mengulik pengalaman Handoko Hendroyono dalam membangun local brand pada ekosistem M Bloc.
“Dari hadirnya M Bloc telah menambahkan values bagi pihak yang berkolaborasi, baik itu pihak lembaga pemerintah, ekosistem local brand dan local enterpreneur hingga memberikan meaning ke masyarakat luas. Inilah bagaimana bisnis bisa berkontribusi dan menggerakkan masyarakat. ” tambah Handoko.
Selain Handoko, Podcast Helmy Yahya Bicara hadirkan Lukman Benjamin Mulia, sosok dibalik bisnis rintisan Cretivox yang mendapatkan respon positif di kalangan Gen Z. Melalui materi yang ditayangkan, diharapkan memberikan gambaran aspek akan wirausaha akan strategi dan operasional bisnis (Paham), solusi teknis dan inovasi (Piawai) juga kepribadian sebagai pengusaha tangguh (Persona).
DSC 12 dengan tema besar “Raih Peluang Sekarang dan Bikin Gebrakan”, ingin mendorong wirausaha di Indonesia melahirkan gebrakan dalam berbisnis. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, DSC 12 akan memberikan modal usaha senilai total Rp2 miliar yang berbentuk hibah.
Calon peserta DSC 12 dapat mendaftarkan diri dan proposal ide bisnisnya melalui situs diplomatsukses.com, hingga 19 Oktober 2021. Format proposal bisnis juga dapat diunduh di situs diplomatsukses.com untuk memudahkan para peserta menuangkan ide bisnisnya. (RO/OL-7)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved