Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang telah memasuki tahun kedua tidak menyurutkan langkah pengembang properti untuk terus berinovasi dalam pengembangan maupun pemasaran proyeknya. Sebut saja Citra Swarna Group yang menggandeng PT Bank Tabungan Negara untuk menggenjot pemasaran hunian besutannya, melalui Prorgam “KPR EAZY”.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Citra Swarna Group dan PT Bank Tabungan Negara oleh Direktur Utama Citra Swarna Group Victor dan Senior Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar beserta staf dan jajarannya.
Victor meyakini, Program KPR EAZY akan memberikan angin segar kepada konsumen karena banyak kemudahan yang ditawarkan untuk kepemilikan hunian pada proyek-proyek besutan Citra Swarna Group, seperti Kartika Residence dan Citra Swarna Grande. Kemudahan dimaksud, antara lain adalah suku bunga mulai dari 4,99% fixed selama 2 tahun, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, dan biaya proses murah.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan pembelian rumah dengan KPR dengan beragam produk yang inovatif dan kompetitif. Program KPR EAZY berlaku untuk semua produk hunian yang kembangkan oleh Citra Swarna Group" ujarnya.
Suryanti menyebut, program KPR Eazy akan berlangsung sampai dengan bulan Oktober 2021 dan dimungkinkan untuk diperpanjang. Adapun target penjualan yang bisa dihasilkan dari dua proyek ini sebesar Rp40 milliar-Rp50 miliar dalam durasi satu bulan.
Baca juga : MIP Memperkuat Pasar melalui Rebranding
Untuk mengejar target pertumbuhan sebesar 7%, pada fase kedua pandemi Covid-19 ini BTN memang terus menggenjot pemasaran kredit properti sebagai bisnis intinya, salah satunya dengan menggandeng para pengembang pilihan, seperi Citra Swarna Group.
“Makin menurunnya kasus Covid-19 dan trend positif ekonomi saat ini membuat kami optimis target penjualan dalam Program KPR Eazy serta pertumbuhan KPR secara korporasi sebesar 7% dapat tercapai,” ungkapnya.
Kartika Residence maupun Citra Swarna Grande merupakan produk terlaris di pusat Karawang, dengan menghadirkan konsep hunian berbeda dengan properti lain tawarkan, yakni Kawasan mandiri yang terintegrasi dengan beberapa fasilitas pendukung (one stop living) antara lain pusat komersial, pusat kuliner, pusat olahraga, tempat ibadah, Waterpark, pasar bersih dan wisata danau.
Saat ini Kartika Residence sedang memasarkan produk terbarunya, yakni Cluster Kahuripan. Dengan mengusung konsep ikonik dan terbesar pertama di Karawang, klister yang dibandrol mulai dari Rp400 jutaan per unit ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. “Ini artinya hanya dengan cicilan Rp2 juta-an per bulan, konsumen bisa mendapatkan hunian modern dan fasilitas super lengkap di Karawang,” pungkas Victor. (RO/OL-7
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved