Jumat 17 September 2021, 14:52 WIB

Juara Paritrana Award 2020, BPJAMSOSTEK Serahkan Piala dan Hadiah Kepada Gubernur DIY

mediaindonesia.com | Ekonomi
Juara Paritrana Award 2020, BPJAMSOSTEK Serahkan Piala dan Hadiah Kepada Gubernur DIY

Ist/Bpjamsostek
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menyerahkan piala dan hadiah kepada Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

 

KEMENTERIAN Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) yang didukung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengumumkan juara Paritrana Award Tahun 2020 dalam acara penganugrahan yang digelar secara daring pekan lalu.

Setelah melalui seluruh proses seleksi yang ketat, hasil penilaian dewan juri menobatkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai juara 1 pada kategori provinsi dan berhak mendapatkan piala serta hadiah berupa kendaraan operasional roda 4.

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo memberikan ucapan selamat secara langsung, sekaligus menyerahkan piala dan hadiah yang telah dimenangkan kepada Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada hari Jum’at (17/9) di Gedhong Wilis, Komplek Kepatihan Yogyakarta.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada Pemda DIY yang telah menjuarai Paritrana Award Tahun 2020 pada kategori Provinsi. Kami berharap prestasi yang telah diraih ini dapat terus dipertahankan serta menginspirasi pemerintah daerah lainnya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayahnya masing-masing,” terang Anggoro.

Sementara itu Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang baik antara Pemda  DIY dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk di dalamnya pekerja Non ASN dan pekerja rentan.

Beragam upaya telah dilakukan dalam mewujudkan hal tersebut diantaranya melalui regulasi mengenai Pelaksanaan Pengawasan dan Perlindungan Ketenagakerjaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, dalam rangka mendukung Inpres nomor 2 Tahun 2021, Pemda DIY akan terus mendorong implementasi melalui Peraturan Gubernur tentang Optimalisasi Kepesertaan dan Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 

Seperti yang diketahui Paritrana Award merupakan ajang apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha yang memiliki komitmen serta dukungan terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pada tahun ini Paritrana Award telah memasuki tahun keempat dan diikuti oleh 34 provinsi, 124 kabupaten/kota, 143 badan usaha skala besar, 157 badan usaha skala menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.

Anggoro kembali menekankan bahwa BPJAMSOSTEK siap untuk berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di level pusat hingga daerah untuk mewujudkan perlindunagn paripurna dan kesejahteraan pekerja dan keluarga. 

“Semoga prestasi yang diperoleh dapat meningkatkan semangat pada pemenang untuk terus menggelorakan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerahnya. Secara umum, Paritrana Award ini diharapkan dapat memotivasi pemda dan pelaku usaha untuk terus  berinovasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja Indonesia,” pungkas Anggoro. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Kemenhub Urus Izin Komersial Pelita Air, Mau Gantikan Garuda?

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:27 WIB
Pelita Air digadang-gadang menjadi pengganti Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional. Adapun Pelita Air memiliki dua izin,...
Ist

Rapsel Ali: RI Perlu Bangun Klaster Lokal dan Dominasi Pasar Pangan Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:13 WIB
Selain BUMN klaster pangan, pemerintah juga perlu mendorong peran swasta termasuk usaha mikro kecil dan menengah...
Unsplash/Jornada Produtora.

Budaya Kerja Jarak Jauh semakin Tren di Banyak Perusahaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:54 WIB
Kerja jarak jauh yang menjadi bagian dari keadaan new normal berpotensi menurunkan produktivitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya