Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
INOVASI dan terobosan menjadi salah satu kunci untuk bertahan bagi sebuah perusahaan. Apalagi di masa pandemi covid-19 seperti saat ini yang menuntut segala sesuatunya dilakukan secara online, mulai dari pendidikan, berbelanja, sampai dengan bekerja.
Berangkat dari situlah PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus berinovasi dengan meluncurkan Dana Investasi (fund) PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund, Dana Investasi dalam mata uang US Dollar yang bertujuan memberikan hasil investasi yang optimal secara jangka panjang.
Baca juga: Pegiat Asuransi Perkuat Finansial dengan Landasan Moral
PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund melakukan investasi secara global pada saham perusahaan yang mayoritas kegiatan ekonominya berada di sektor teknologi. Teknologi kini telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari manusia dan telah diadopsi oleh semua lini industri, seperti retail (e-commerce), media, otomotif, kesehatan, dan pendidikan.
Peluncuran dana investasi ini juga merupakan perwujudan komitmen inovasi produk dan layanan Prudential Indonesia, sekaligus komitmen untuk memberikan nilai tambah bagi mitra dan nasabah. Prudential Indonesia meluncurkan Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund pada Produk Asuransi Dasar VERSALink Maxima Protection Plus kerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia, dan juga pada Produk Asuransi Dasar BUILDERAssurance Account Max dan BUILDERInvestor Account Max kerja sama dengan Bank UOB Indonesia.
“Peluncuran produk ini merupakan perwujudan komitmen kami untuk terus meningkatkan kerja sama dengan para mitra dalam memberikan solusi proteksi jiwa, kesehatan, dan finansial bagi nasabah. Kami optimistis Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund dapat diterima dengan baik oleh nasabah karena berpotensi memberikan imbal balik yang optimal untuk jangka panjang di tengah situasi ekonomi yang masih menantang. Terlebih kami juga melihat besarnya potensi sektor teknologi untuk terus bertumbuh dengan pesat dan semakin diminati oleh masyarakat di dunia,” ujar President Director of Prudential Indonesia, Jens Reisch.
Menurut data yang dirilis oleh McKinsey Global Research 2020, sektor teknologi dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan seiring dengan bertambahnya adopsi masyarakat dan ketergantungan terhadap teknologi dalam kehidupan sehari-hari seperti e-commerce, e-banking, e-learning serta saluran hiburan.
Di Indonesia, pengguna internet pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020 lalu.2 Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi global kian memiliki posisi yang menguntungkan. Dengan performa yang telah melampaui kinerja indeks dalam beberapa tahun terakhir dan semakin tingginya ketergantungan pada teknologi baik di tengah dan pascapandemi, diperkirakan sektor ini akan terus tumbuh dengan pesat.
PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund telah mulai dipasarkan melalui Bank UOB Indonesia sejak 28 Juni 2021 dan Standard Chartered Bank Indonesia pada 5 Juli lalu dan sangat sesuai bagi nasabah dengan profil investasi yang agresif. Dalam mengelola investasi nasabah, Prudential Indonesia senantiasa menerapkan prinsip kehatihatian secara optimal dalam memilih saham dan fokus berinvestasi di sektor-sektor yang cenderung tangguh ketika pertumbuhan ekonomi melambat dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, salah satunya adalah sektor teknologi.
“Dengan rekam jejak kami selama 25 tahun, Prudential Indonesia senantiasa mengacu pada praktik tata kelola perusahaan yang baik serta penerapan praktik-praktik investasi yang berkelanjutan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan beragam solusi perlindungan kesehatan dan finansial sehingga mereka dapat memperoleh yang terbaik dalam hidup,” ujar Jens Reisch. (RO/A-1)
HIMPUNAN Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya dalam memajukan perindustrian nasional berbasis teknologi tinggi.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
Harga emas Antam diprediksi kembali menguji rekor baru pada Kamis (29/1). Simak analisis lengkap pengaruh rapat The Fed dan penguatan Rupiah di sini.
Update harga emas Antam hari ini, Rabu 28 Januari 2026. Logam mulia melonjak tajam Rp52.000 per gram. Simak rincian harga jual dan buyback terbaru.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani berbagai hambatan investasi melalui sidang kedua debottlenecking.
Harga emas Antam hari ini Senin (26/1) cetak rekor ATH di Rp2.917.000 per gram. Simak prediksi harga emas Selasa 27 Januari 2026 dan rincian buyback.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved