Rabu 21 Juli 2021, 15:54 WIB

Laba Semester I-2021 Mandiri Sekuritas Naik 201%

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Laba Semester I-2021 Mandiri Sekuritas Naik 201%

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ilustrasi - Mandiri Sekuritas

 

PADA semester I-2021, Mandiri Sekuritas mencatatkan pendapatan per 30 Juni 2021 sebesar Rp465 miliar, naik 61% (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020. Laba bersih diraih sebesar Rp94 miliar, naik 201% (yoy).

Kemajuan bisnis ritel yang pesat dan global bond melalui perusahaan anak Mandiri Securities Pte. Ltd (Mandiri Securities Singapore) menopang pencapaian ini.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Kadin: Roda Perekonomian Jangan Berhenti

Kinerja pasar modal yang tangguh selama pandemi, besarnya likuiditas, berkurangnya mobilitas, serta meningkatnya akses informasi dan edukasi melalui media digital yang lebih mudah mendorong naiknya inklusi keuangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cukup stabil di kisaran 6.000 di Semester I 2021 dengan proyeksi target 6.850 akan tercapai di akhir tahun 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silva Halim mengatakan pendapatan dari bisnis ritel meningkat 189% (yoy). Sementara jumlah nasabah meningkat 73% per 30 Juni 2021 dibanding periode yang sama tahun 2020.

"Tren ini didukung oleh perubahan gaya hidup masyarakat dari tradisional ke digital selama pandemi Covid-19," kata Silva, Rabu (21/7).

Pasar obligasi juga rebound di kuartal II-2021 seiring dengan penurunan imbal hasil (yield) Surat Utang Negara (SUN), dengan kembali masuknya investor asing ke pasar obligasi, setelah sempat terkoreksi di kuartal I-2021.

Secara total imbal hasil, investasi di pasar obligasi pada kuartal II-2021 sebesar +3,4%, menghapus imbal hasil negatif di kuartal I-2021 yang tercatat -2,4%.

"Sehingga secara year to date pasar obligasi mencatatkan +1%, yang berarti melanjutkan tren kinerja yang baik,” lanjut Silva.

Pertumbuhan bisnis Mandiri Sekuritas yang sangat kuat juga didukung oleh pendapatan bisnis global bond dari Mandiri Securities Singapore yang meningkat 32% per 30 Juni 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Per 30 Juni 2021, Investment Banking telah menyelesaikan 15 penjaminan obligasi rupiah antara lain: Aneka Gas Industri,Pembangunan Jaya Ancol, dan Pegadaian, 7 penjaminan global bond, antara lain: Golden Energy, Indofood, Sarana Multi Infrastruktur, Bank Mandiri, dan Pertamina, 2 right issues, yaitu: Summarecon dan PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk, serta 1 IPO: Archi Mining.

Investor Milenial Meroket

Investor pasar modal dari kalangan generasi milenial tercatat mengalami pertumbuhan. Investor kalangan milenial dan Gen Z di Mandiri Sekuritas tumbuh 73%. Direktur Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik mengatakan pertumbuhan nasabah ritel ini karena perkembangan digital yang sangat masif. Pandemi Covid-19 telav mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih digital.

"Pertumbuhan nasabah 73% yoy, dan pertumbuhan dari investor milenial dan gen z 91%. Transaksi online naik 235%, transaksi harian 220%," kata Theodora.

Karena itu Mandiri Sekuritas juga akan memperbaiki kapasitas layanan yang memaksimalkan teknologi. Mulai dari proses digital seperti pembukaan rekening sampai pemesanan bisa dilayani sebaik-baiknya

Baca juga: Pasar Keuangan Global Stagnan, Rupiah Relatif Stabil

Kenaikan nasabah ritel ini karena likuiditas yang terbilang besar di market. Apalagi suku bunga deposito juga terus menurun sehingga para investor membutuhkan hasil investasi yang baik.

"Makanya banyak dana mengalir ke pasar saham dan obligasi," jelas Theodora. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara/Anis Efizudin

SP PLN Group Pertanyakan Penunjukan PGE Sebagai Pimpinan Holding Panas Bumi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 14:50 WIB
Serikat pekerja di PLN Group ingin menegaskan bagaimana ketenagalistrikan dikelola sesuai...
Antara

Bahlil Yakin EoDB Indonesia Tembus Level 60 pada Tahun Ini

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 27 Juli 2021, 14:47 WIB
Diketahui, Presiden Jokowi menargetkan EoDB Indonesia pada 2023 harus mencapai level 40-50. Kementerian Investasi/BKPM pun berusaha...
Antara

Semester I 2021, Realisasi Investasi di RI Capai Rp442,8 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 27 Juli 2021, 14:31 WIB
Sektor yang memengaruhi kinerja investasi semester I 2021, yaitu perumahan, kawasan industri dan perkantoran. Kemudian, industri logam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya