Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOLAR AS memangkas kenaikan baru-baru ini pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (15/7), setelah Ketua Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell mengatakan kepada Kongres bahwa ekonomi AS "masih jauh" dari level yang ingin dilihat bank sentral sebelum mengurangi dukungan moneternya.
Komentarnya muncul ketika sebuah laporan menunjukkan harga produsen AS naik lebih besar dari yang diperkirakan, membukukan kenaikan tahunan terbesar mereka dalam lebih dari 10,5 tahun. Sehari sebelumnya, data menunjukkan inflasi AS pada Juni mencapai level tertinggi dalam lebih dari 13 tahun.
Inflasi yang kuat telah mengangkat greenback ke level tertinggi tiga bulan, karena fokus dipertajam ketika bank sentral di seluruh dunia akan mulai menarik stimulus era pandemi.
Fokus itu meningkat pada Rabu (14/7/2021) setelah bank sentral Selandia Baru, Reserve Bank of New Zealand, mengatakan akan mengakhiri pembelian obligasi, meningkatkan ekspektasi dapat menaikkan suku bunga segera setelah Agustus.
Bank sentral Kanada, Bank of Canada, mengatakan akan memangkas pembelian obligasi mingguan menjadi dua miliar dolar Kanada (1,6 miliar dolar AS) dari tiga miliar dolar Kanada.
Tetapi Powell, pada awal kesaksiannya selama dua hari di depan Kongres, mengatakan The Fed teguh pada keyakinannya bahwa kenaikan harga-harga saat ini terkait dengan pembukaan kembali ekonomi dan bersifat sementara.
"Powell mempertahankan pesan dovish, semacam mendorong kembali kekhawatiran bahwa dia akan mengubah nadanya, atau pendekatan yang lebih sabar yang dia bicarakan, setelah rilis inflasi di atas ekspektasi," kata Marvin Loh, ahli strategi pasar global senior di State Street.
“Mereka masih berada di jalur ini untuk secara perlahan mengurangi pembelian aset bahkan sebelum mereka mulai mempertimbangkan kenaikan suku bunga, jadi kami masih beberapa tahun lagi dari pengetatan itu berdasarkan semua yang kami dengar hari ini,” katanya.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,43 persen pada 92,404, setelah naik setinggi 92,832 - tepat di bawah 92,844 yang dicapai minggu lalu untuk pertama kalinya sejak 5 April.
Greenback tergelincir 0,45 persen terhadap euro menjadi 1,183 dolar AS, setelah menyentuh level tertinggi sejak 5 April.
"Penurunan euro kembali di bawah 1,18 kemarin mungkin sedikit berlebihan dan jadi pemulihan hari ini, saya pikir, akan terjadi bahkan tanpa komentar Powell," kata John Doyle, wakil presiden perdagangan di Tempus Inc.
Dolar melonjak hampir tiga persen bulan lalu setelah poros hawkish Fed memaksa pasar untuk menilai kembali ketika penurunan dan kenaikan suku bunga mungkin dimulai. Dolar menguat 0,6 persen pada Selasa (13/7/2021) setelah data inflasi.
Kiwi melonjak terhadap greenback setelah bank sentral Selandia Baru mengumumkan akan memotong program pembelian obligasi 100 miliar dolar Selandia Baru (70 miliar dolar AS). Itu menambah keuntungan setelah komentar Powell, menjadi berdiri 1,29 persen lebih tinggi.
Analis telah mengajukan seruan untuk kenaikan suku bunga hingga awal Agustus, yang akan menempatkan Selandia Baru di garis depan negara-negara untuk menaikkan suku bunga.
Perbedaan dalam pandangan kebijakan moneter mendorong dolar Australia 0,74 persen lebih rendah terhadap mitra Selandia Baru menjadi 1,0636 dolar Selandia Baru, terendah sejak awal Juni.
Dolar Kanada turun 0,04 persen menjadi 1,25065 dolar AS, setelah bank sentralnya mengatakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah sampai kelesuan ekonomi teratasi, yang diperkirakan akan terjadi pada paruh kedua 2022. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Ingin Kuliah Terkait Korea? Ini Prospek Masa Depannya
Perang Iran dan Israel kini memasuki fase menentukan. Simak rincian jumlah korban tewas di Iran, Lebanon, hingga pasukan AS pasca serangan 28 Februari.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer di bawah perintah Donald Trump menyerang Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Iran memperingatkan balik
Cek perbedaan spesifikasi USS Spruance (DDG-111) dan USS Michael Murphy (DDG-112). Detail teknologi laser ODIN dan peran mereka di Laut Arab 2026.
Perbandingan lengkap spesifikasi USS Gerald R. Ford vs USS Abraham Lincoln. Cek teknologi EMALS, daya nuklir A1B, dan peran keduanya di Laut Merah 2026.
Cek spesifikasi lengkap USS Abraham Lincoln (CVN-72) terbaru 2026. Dari mesin nuklir Westinghouse hingga jet siluman F-35C di Laut Arab.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
IHSG dibuka melemah 0,32% ke level 7.338 pada Jumat (13/3/2026). Konflik AS-Iran picu lonjakan harga minyak dan ekspektasi hawkish The Fed.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved