Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menegaskan penamaan IPO GOJEK TOKPED tidak ada dalam bursa efek atas pemegang saham PT Royal Prima Tbk (PRIM) di atas 5%.
Direktur PT KSEI, Alec Syafruddin mengatakan terjadi kesalahan pada penamaan dalam proses pembuatan report.
"Ada kesalahan dalam proses pembuatan report kepemilikan 5% untuk dikirimkan ke IDX," ucap Alec kepada Media Indonesia, Rabu (7/7).
Dirinya menuturkan bahwa tidak ada penamaan IPO GOJEK TOKPED pada saham PRIM bahkan di semua list bursa.
Baca juga : Awas, Ada yang Ingin Rusak Tata Niaga Gula di Jatim
"Secara data kepemilikan bursa efek di KSEI tidak ada investor dengan nama IPO GOJEK TOKPED, karena baik investor institusi maupun investor individu. Jadi data kepemilikan 5% atas nama IPO GOJEK TOKPED tersebut tidak benar," jelasnya.
"Jadi tidak hanya di saham PRIM, di semua saham yang listed di bursa juga tidak ada kepemilikan atas nama IPO GOJEK TOKPED," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya IPO GOJEK TOKPED muncul sebagai pemegang saham PRIM sebesar 5% melalui 3 rekening efek 1st Financial Company Limited, Quest Corporation, dan Suisse Charter Investment. (OL-7)
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved