Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) sangat mengapreasi kinerja KWT Makendang Jaya yang diketuai oleh Ibu Endang di Desa Gedeng Adal, Kecamatan Toroh, Kabupaten. Grobogan, Jawa Tengah.
Perempuan yang pintar bergaul, murah senyum dan pandai bahasa Inggris, bercerita bahwa awal usahanya terinsprisasi dari kebiasaan sang ibu yg suka mengeringkan cabai dalam kantong plastik.
Kini usaha sambal bubuk dengan merek Chilia telah berkembang pesat dan telah dipasarkan ke berbagai kota seperti Kabupaten Blora, Rembang, Pati, Semarang, Malang bahkan telah menjangkau pasar ekspor di Malaysia.
Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto yang ditemui di sela kunjungan kerjanya di Jawa Tengah mengaku sangat bangga dengan kiprah dan dedikasi KWT ini.
Kementan, dalam hal ini Ditjen Hortikultura cukup all out mendukung usaha tersebut dengan mengalokasikan sarana pengolahan cabai yang diberikan pada tahun 2019 dan terbaru yaitu solar dome dryer di tahun 2020. Kedua bantuan tersebut sangat membantu proses pengeringan cabai sampai dengan siap olah.
"Saya hadir disini ditugaskan oleh bapak Menteri ke lapangan sekaligus melihat potensi ekspor dari masing-masing kabupaten. Produk cabai olahan ibu Endang ini sudah sangat luar biasa. KWTnya aktif dan ulet berinovasi dan mencari pasar," terang Anton panggilan akrab Dirjen muda ini.
Anton berharap produk olahan ini bisa go internasional dan mampu ekspansi ke pasar eropa saat pameran fruit and coffee yang rencananya diselenggarakan di tahun ini.
Endang sekaligus kepala usaha KWT menyampaikan bahwa sangat terbantu dengan bantuan dari Ditjen Hortikultura selama ini. Bahkan Solar dome dryer mampu mengeringkan 50 kg cabai segar 3-5 hari saja dibandingkan cara konvensional”, ujarnya.
Dengan biaya produksi yang tidak terlalu tinggi, harga jual sambal Chilia ini pun sangat terjangkau yaitu Rp. 10.500 per botol dengan aneka rasa seperti teri, udang, cumi dan original.
Bahkan kemasan sachet hanya Rp. 1000 saja. Tidak hanya berhenti pada satu jenis produk, KWT juga terus berupaya melakukan inovasi dan menjalin berbagai kerjasama untuk dapat memasarkan produknya.
Dengan cita rasa yang nikmat, tidak salah jika Prihasto mengharapkan produk ini terkenal bukan hanya di Indonesia bahkan di dunia dengan slogan "Dari Grobogan Cabai Lokal Mampu Mendunia." (RO/OL-09).
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
TIM Gegana dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah atau Jateng melaksanakan kegiatan disposal atau pemusnahan bahan peledak di wilayah Semarang, Minggu (22/3).
PUNCAK arus balik lebaran 2026 diprediksi akan tejadi besok 24 Maret 2026. Adapun arus balik mulai meningkat di sejumlah ruas jalur mudik di Jawa Tengah Senin (23/3),
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved