Selasa 22 Juni 2021, 07:14 WIB

Hyundai Beli Perusahaan Robotika 880 juta Dollar AS

mediaindonesia.com | Ekonomi
Hyundai Beli Perusahaan Robotika 880 juta Dollar AS

AFP
logo Hyundai

 

HYUNDAI Motor Group, Senin, mengatakan tiga afiliasi dan pimpinannya telah mengakuisisi saham pengendali di perusahaan robotika Boston Dynamics, Inc. yang berbasis di Amerika Serikat senilai 880 juta dollar AS.

Investasi tersebut merupakan bagian dari rencana yang lebih luas untuk memperkuat daya saing grup produsen mobil Korea Selatan itu dalam solusi mobilitas masa depan.

Dilansir Yonhap, Selasa (22/6), pada bulan Desember, dewan direksi di tiga afiliasi yakni Hyundai Motor Co., Hyundai Mobis Co., dan Hyundai Glovis Co. menyetujui rencana untuk mengakuisisi 80 persen saham gabungan di Boston Dynamics yang nilainya diperkirakan mencapai 1,1 miliar dollar AS, dari perusahaan investasi Jepang SoftBank Group Capital Ltd. dan dua individu.

Pada bulan yang sama, Hyundai mengumumkan akan menginvestasikan 60,1 triliun won pada tahun 2025 untuk mobilitas masa depan guna mendapatkan bagian yang lebih besar di pasar mobil global yang berkembang pesat.

Hyundai Motor, Hyundai Mobis, Hyundai Glovis, dan Chairman Hyundai Motor Group Chung Euisun masing-masing akan memegang 30 persen, 20 persen, 10 persen, dan 20 persen saham di perusahaan Amerika Serikat itu, kata Hyundai dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan robotika, lebih seperti organisasi penelitian daripada bisnis mencari keuntungan, telah menghasilkan mesin yang berteknologi maju. Mesin-mesin tersebut diwakili oleh Spot, robot mirip anjing yang dapat bermanuver.

Boston Dynamics, yang dipisahkan dari Massachusetts Institute of Technology pada awal 1990-an, dijual ke Google pada 2013 dan dijual lagi ke Softbank pada 2017.

Ini adalah kesepakatan M&A pertama setelah Chung secara resmi memimpin grup otomotif Korea pada Oktober. Chung telah berjanji untuk mengubah perusahaan menjadi penyedia mobilitas masa depan.

Pada Oktober 2019, Chung mengatakan setengah dari bisnis grup akan terkait dengan manufaktur mobil, diikuti oleh mobilitas udara perkotaan sebesar 30 persen dan robotika dengan 20 persen.

Akuisisi ini diharapkan dapat memberi kesempatan bagi produsen mobil terbesar kelima di dunia itu dalam merancang robot industri untuk keperluan pabrik dan logistik. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Pendapatan Negara di Bulan Mei 2021 Tumbuh 9,3%

 

Baca Juga

Ozan KOSE / AFP

Masyarakat Diimbau Investasi Aset Kripto yang terdaftar di Bappebti

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:04 WIB
SWI telah menghentikan satu entitas yaitu PT Rechain Digital Indonesia yang melakukan perdagangan aset kripto Vidy Coin dan Vidyx tanpa...
Antara

Dorong Industri Jasa Tumbuh, Pemerintah Siapkan Banyak Program

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 03 Desember 2021, 13:07 WIB
Beberapa industri jasa justru melesat selama pandemi terjadi. Beberapa industri jasa yang bertumbuh di tengah pandemi ialah jasa informasi...
Ist/DPR

DPR Siap Kawal Terwujudnya Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 12:59 WIB
Indonesia harus menjadi pelaku utama sebagai produsen produk halal global yang nilai ekonominya mencapai US$2,2...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya