Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak unicorn dan pengusaha besar Tanah Air bekerja dari Bali atau Work From Bali (WFB) guna menggairahkan pariwisata dan perekonomian Pulau Dewata yang terpuruk selama pandemi.
Unicorn yang merupakan perusahaan startup yang memiliki nilai valuasi di atas US$1 miliar, seperti Gojek atau Tokopedia, diminta Menparekraf ikut terlibat dalam WFB kedepannya sehingga bisa membentuk ekosistem bisnis kerja layaknya Silicon Valley di Amerika Serikat.
"Unicorn di Indonesia ini secara rutin berkomunikasi dengan saya, baik dari Gojek, Tokopedia, Grab Indonesia, maupun dari Traveloka, juga perusahaan-perusahaan besar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia memiliki kemampuan untuk WFB, ini dampaknya akan jauh lebih besar," ujar Sandiaga dalam Weekly Briefing secara virtual, Senin (7/6).
"UMKM atau startup yang bergantung sekali dengan teknologi juga bisa melakukan kerja di sana, sehingga ekosistemnya bisa berkembang di Bali. Ada yang menyebut bukan Silicon Valley tapi Silicon Bali," tambahnya.
Baca juga : Gandeng Market Museum, HIPMI Jaya Dorong Ekonomi Kreatif
Dengan terciptanya ekosistem tersebut, diharapkan bisa mendongkrak tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Pulau Dewata yang saat ini dianggap masih rendah, dengan hanya tercatat pada April 2021 sebesar 10,09%, turun 0,15 dibandingkan TPK Maret 2021 (m-t-m) yang sebesar 10,24% berdasarkan data Badan Pusat Statistik.
"Ini yang kami harapkan ada target dalam tingkat keterhunian hotel, karena ini masih rendah di angka 10% hingga 15%. Hotel-hotel di Bali pada bleeding (berdarah) maupun usaha-usaha di Bali. Kami berharap dengan program ini (WFB) akan mencapai keterhunian hingga 30%-40%," jelas Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
Sampai saat ini kebijakan work from bali, kata Sandiaga, masih digodok pemerintah yang dipimpin Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). Adapun, target yang terlibat ke dalam WFB ialah 25% Aparatur Sipil Negara (ASN) dari delapan kementerian.
Menparekraf membeberkan, program itu akan berjalan di kuartal III 2021. Adapun K/L yang sudah mengajukan segera mewujudkan WFB ialah Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan.
"Target WFB ini adalah jalan di kuartal III dengan menyesuaikan kondisi covid-19. Kami mendapat update dari Bapak Gubernur BI (Perry Warjiyo) bahwa sudah mulai Juli ini. Demikian juga dari OJK dan beberapa kementerian dibawah Kemenko Marves," tandas Sandiaga. (OL-7)
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved