Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM produsen mobil listrik, Tesla (TSLA), turun lebih dari 5% pada perdagangan Kamis (3/6), setelah adanya laporan yang menyebut kemerosotan penjualan yang signifikan di Tiongkok pada bulan lalu.
Dalam laporan itu tertulis pesanan mobil Tesla di Negeri Tirai Bambu menjadi sekitar 9.800 di Mei, anjlok dibandingkan April yang sebesar 18.000 unit kendaraan itu.
Pabrik Tesla di Shanghai, Tiongkok, seharusnya memiliki kapasitas untuk membuat sekitar 500.000 mobil listrik per tahun untuk pengiriman di negara itu dan ekspor ke negara bagian lain di Asia dan Eropa.
Perusahaan kendaraan listrik Elon Musk dikabarkan telah bergulat dengan penarikan dan investigasi keselamatan di Tiongkok. Hal ini berkaitan dengan adanya beberapa kecelakaan mobil Tesla yang dialami masyarakat setempat. Lalu masalah harga dan keluhan soal kualitas kendaraan dari konsumen mobil itu
CEO dari perusahaan riset ekuitas independen Tiongkok JL Warren Capital, Junheng Li, mengatakan, permasalahan soal pesanan mobil Tesla masih akan terus berdampak kedepannya.
"Kami melihat dampak material yang pasti pada merek, pesanan, dan pengiriman Tesla untuk bulan-bulan mendatang, meskipun sulit untuk mengukur secara pasti sejauh mana penurunan, tapi ini didorong oleh kekhawatiran pada fitur keselamatan Tesla, atau meningkatnya persaingan terutama dari pembuat mobil di Tiongkok," ucapnya.
Baca juga: Harga Tesla Naik, Elon Musk: Ada Tekanan dari Rantai Pasok
Perusahaan ekuitas itu memperkirakan, dalam sebuah catatan pada 1 Juni, pesanan Tesla di Tiongkok turun sekitar 30% pada Mei dibandingkan dengan April. Meskipun itu tidak separah penurunan 50% yang dilaporkan oleh The Information.
Tiongkok yang pada tahun lalu tercatat sebagai pasar kendaraan listrik terbesar kedua di dunia, menurut penelitian IEA. Pertumbuhan jangka pendek Tesla sebagian besar bergantung pada kemampuan untuk memproduksi dan menjual mobil dengan sukses di Tiongkok.
Saingan Tesla di Tiongkok, Nio, juga dikabarkan mengalami penurunan pengiriman pada Mei karena kekurangan semikonduktor global yang menghantam bisnisnya. Tetapi pesaing lain, Xpeng, mengatakan telah mengirimkan 5.686 mobil pada bulan Mei mewakili kenaikan 483% tahun-ke-tahun dan peningkatan 10% dari bulan sebelumnya.(CNBC/OL-5)
BYD mengatakan penjualan mobil bertenaga baterainya meningkat hampir 28% menjadi 2,26 juta unit.
Tesla mengumumkan bahwa penjualan mobil listrik secara global pada 2025 turun sekitar 8,6% secara tahunan
Pemegang saham Tesla menyetujui paket kompensasi terbesar dalam sejarah bisnis senilai hampir US$1 triliun untuk Elon Musk.
Pemegang saham Tesla akan memutuskan nasib paket kompensasi senilai triliunan dolar untuk Elon Musk. Jika disetujui, Musk bisa menjadi triliuner pertama dunia.
Elon Musk membeli saham Tesla sekitar US$1 miliar sebagai bentuk kepercayaan diri miliarder itu akan masa depan produsen mobil listrik.
MUSIKUS D4vd menyatakan akan bersikap kooperatif terkait penyelidikan atas ditemukannya jasad di dalam bagasi mobil Tesla. Hal ini diungkapkan pihak perwakilannya setelah LAPD.
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
Jetour T2 ditawarkan dengan harga spesial Rp568 juta, lebih rendah dari harga resmi Rp588 juta on the road Jabodetabek.
Daihatsu Rocky Hybrid adalah SUV kompak yang menggunakan sistem e-Smart Hybrid dengan mesin bensin 1.200 cc dan motor listrik.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
Pada festival ini ditampilkan 15 unit J6 pilihan untuk di-voting oleh sesama komunitas dan jurnalis.
Album terbaru Taylor Swift, The Life of a Showgirl, telah meraih penjualan minggu pertama terbesar di Inggris pada 2025, setelah terjual sebanyak 304.000 kopi sejak Jumat (3/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved