Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM perdagangan sore ini, Senin (24/5) rupiah ditutup stagnan di level Rp14.355. Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menuturkan, pelaku pasar menunggu Bank Indonesia (BI) soal suku bunga acuan pada bulan ini yang diperkirakan bertahan di 3,5%.
Menurutnya, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga sambil menunggu komitmen perbankan baik perbankan plat merah maupun perbankan swasta untuk menurunkan suku bunga kredit lebih dalam lagi.
"Untuk perdagangan besok mata uang rupiah diramalkan dibuka fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.340-Rp.14.380," kata Ibrahim dalam keterangannya, Senin (24/5).
Sejak pandemi covid-19 mengobrak-abrik perekonomian nasional, BI dilaporkan tidak tinggal diam. BI 7 Day Reverse Repo Rate diturunkan 200 basis poin ke 3,5%. Ini adalah suku bunga acuan terendah dalam sejarah Indonesia merdeka.
Baca juga : PPI Perkuat Potensi Holding Pangan di Daerah
Dari faktor eksternal, kurs rupiah dipengaruhi gerak dolar yang dilaporkan berada di dekat level terendah dalam tiga bulan terhadap kebangkitan kembali euro, dan pedagang mengurangi taruhan sebelumnya bahwa Federal Reserve akan segera mengurangi stimulusnya.
Risalah dari pertemuan kebijakan Fed pada April yang dirilis pekan lalu menunjukkan minoritas pembuat kebijakan yang cukup besar ingin membahas pembelian obligasi tapering di tengah kekhawatiran lebih banyak uang dikucurkan untuk pemulihan ekonomi dapat memicu inflasi.
"Angka inflasi cukup kuat tetapi penjualan ritel mungkin mulai melambat. Dan prospek ekonomi bergantung pada kebijakan fiskal, yang masih tidak pasti," kata Shinichiro Kadota, ahli strategi mata uang senior di Barclays .
Dengan investor disibukkan dengan ancaman percepatan inflasi, data PCE (pengeluaran konsumsi pribadi) Amerika Serikat, dipandang sebagai salah satu tes terbesar untuk pasar minggu ini. (OL-7)
Ekonomi Indonesia waspada! Rupiah berisiko tembus 17.000 per dolar AS akibat konflik Iran-Israel dan harga minyak dunia yang melonjak. Simak analisis ekonom.
Indef menilai nilai tukar rupiah masih berpotensi menghadapi tekanan di tengah kondisi ekonomi global yang semakin berat kurs dolar ke rupiah hari ini telah tembus Rp17.000.
Nilai tukar rupiah Senin, 9 Maret 2026 jebol ke level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah tembus 16.905 per dolar AS (5/3/2026). Simak analisis dampak perang Iran dan penurunan outlook Fitch terhadap ekonomi Indonesia hari ini.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
Di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
Bank Indonesia peringatkan risiko tukar uang di jalanan. Melalui program SERAMBI 2026, BI siapkan Rp185,6 triliun uang layak edar. Simak cara tukar resmi via aplikasi PINTAR
Cek lokasi ATM Bank Mandiri dan BNI yang menyediakan pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026.
Bank Indonesia dorong digitalisasi pembayaran lintas batas via CBDC & LCS untuk kurangi ketergantungan dolar. Simak analisis peluang dan tantangannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved