Sabtu 01 Mei 2021, 12:15 WIB

Bank Mantap Catatkan Kembali Penerbitan Obligasi Rp2 Triliun

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Bank Mantap Catatkan Kembali Penerbitan Obligasi Rp2 Triliun

Dok.Bank Mantap
Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga

 

BANK  Mandiri Taspen (Bank Mantap) mencatatkan kembali pada Bursa Efek Indonesia (BEI) obligasi sebesar Rp 2 triliun, yang merupakan bagian dari Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Satu Tahap Kedua tahun 2021.

Ada lima perusahaan yang menjadi penjamin emisi Obligasi Bank Mantap yakni Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas dan Trimegah Sekuritas Indonesia. 

Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga menyatakan, dalam penerbitan obligasi tahap kedua ini, Bank Mantap mencatatkan permintaan dari para investor sebesar Rp5,5 triliun atau 2,7 kali melebihi target yang diharapkan, serta nilai emisi dalam dua seri obligasi tahap kedua yang ditawarkan yaitu Seri A dengan kupon 6,50 % bertenor 3 tahun memiliki nilai emisi Rp800 miliar, dan Seri B dengan kupon 7,25%  bertenor 5 tahun memiliki nilai emisi Rp1,2 triliun.

“Para investor pemegang obligasi untuk seri A dan seri B akan mendapatkan pembayaran kupon pertamanya pada akhir bulan Juni 2021, selanjutnya Bank Mantap secara rutin akan membayar kupon setiap triwulan sekali. PUB Obligasi Satu Tahap Kedua ini juga telah dilakukan pemeringkatan oleh Lembaga Pemeringkat PT Fitch Rating Indonesia dengan rating Double A,"  Ungkap Elmamber dalam keterangan pers di Graha Mantap Jakarta, Sabtu (01/05).

Chief Financial Officer Bank Mantap Fajar Ari S. menambahkan, tujuan obligasi tersebut digunakan dalam rangka mendukung ekspansi bisnis perseroan, khususnya untuk penyaluran kredit dengan target indikatif akhir tahun 2021 baki debet sebesar Rp30,6 triliun atau tumbuh 19,28 % secara year on year (yoy). Dimana pada posisi akhir Maret 2021 baki debet kredit sudah mencapai Rp27,52 triliun.

“Kami optimis dengan pertumbuhan kredit yang dapat disalurkan di tahun 2021. Sampai dengan bulan Maret 2021, kredit kami telah tumbuh sebesar 26,3% secara yoy. Diharapkan dengan terbitnya PUB Obligasi Satu Tahap Kedua Tahun 2021 ini, rasio LFR pada akhir tahun 2021 tetap terjaga dikisaran 90,50 persen", tutur Fajar.

Fajar pun berharap dengan PUB Obligasi Satu Tahap Kedua Tahun 2021 ini, perseroan dapat meningkatkan value added bagi para Investor dan mensejahterahkan para Pensiunan ASN dan TNI/Polri. (R0/E-1)
 

Baca Juga

Antara/Prasetia Fauzani.

Ekspor Naik Terus, Industri Mainan Anak Hidupkan Ribuan Pekerja

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 16 Juni 2021, 17:14 WIB
Sektor industri mainan juga dapat memanfaatkan fasilitas fiskal berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah...
ANTARA FOTO/FB Anggoro

Tarif Layanan Sertifikasi Halal Harus Bisa Jadi Pedoman BPJPH

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 16 Juni 2021, 17:02 WIB
PMK 57/PMK.05/2021 tentang Layanan Sertifikasi Halal segera dijadikan pedoman Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam...
DOK DPD RI

Pajak Sembako, Wakil DPD RI: Yang saya Sampaikan, Pajak Penting, Tapi Jangan Berdampak Pada Orang Miskin.

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 16:41 WIB
Senator muda asal Bengkulu tersebut menyampaikan bahwa beberapa poin yang disampaikan adalah bukan mendukung kenaikan pengenaan pajak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya