Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMALAM bursa AS tutup variatif, indeks Dow Jones +0,97%,S&P 500 -0,54% dan Nasdaq -2,41%. Euforia paket stimulus USD 1,9 triliun berhasil mengangkat pergerakan indeks Dow Jones dengan harapan ekonomi segera pulih. Di sisi lain saham-saham teknologi yang tadinya diuntungkan saat pandemi mulai dilepas, investor berotasi ke saham-saham sektor ekonomi kondisi normal.
Pergerakan beberapa harga komoditas yang dapat diperhatikan, seperti minyak Brent -1,6%, batu bara -2,5%, nikel +1,87% dan CPO +3,2%. US bond yield tenor 10 tahun kembali menunjukkan kenaikan mencapai 1,59%. Pemerintah memutuskan memperpanjang kebijakan PPKM hingga 22 Maret 2021. Vaksin Astra-Zeneca telah tiba di Indonesia sebanyak 1,1 juta dosis produk jadi.
Pagi ini Indeks Nikkei dibuka dan diperdagangkan di zona negatif -0,2%, demikian juga dengan Indeks Kospi -0,6%.
"Kekhawatiran dari kenaikan imbal hasil obligasi atau bond yield AS, kami proyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) rawan tertekan pada perdagangan hari ini," kata Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma, Selasa (9/3).
NH Korindo Sekuritas juga melihat trend penurunan sektor teknologi kembali berlanjut karena investor terlihat kembali ke saham-saham yang diperkirakan terbantu oleh pemulihan ekonomi. Naiknya imbal hasil obligasi dinilai menyebabkan saham-saham teknologi menjadi kurang atraktif. Dari bursa domestik, masih minimnya sentimen baru menyebabkan IHSG kembali terkonsolidasi dengan kecenderungan melemah di awal pekan.
baca juga: BPP Cimaung, Bandung, Pamer ‘Emas Hijau’ Bernilai Ekonomi Tinggi
Kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen seiring dengan berjalannya program vaksinasi terlihat tidak berdampak besar. Kemarin Bank Indonesia mencatat keyakinan konsumen pada bulan Februari 2021 nampak mulai meningkat. Survei konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2021 sebesar 85,8 relatif meningkat dari 84,9 pada bulan Januari 2021.
"Untuk hari ini, IHSG berpeluang rebound dengan rentang pergerakan di 6.239 - 6.340," kata Head of Research NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar. (OL-3)
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pasar modal Indonesia secara jangka menengah-panjang masih sangat prospektif dan menarik bagi investor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah kepemimpinan langsung dalam mereformasi sektor keuangan dan fiskal nasional.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada pekan ini (periode 2-6 Februari 2026).
IHSG hari ini Jumat 6 Februari 2026 berpotensi rebound ke level 8.328. Pantau analisis pasar modal dan update harga emas Antam yang merosot tajam.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.549.194 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,99 miliar lembar saham senilai Rp20,06 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved