Rabu 03 Maret 2021, 13:44 WIB

Hidupkan UMKM, Luhut Minta Pejabat Gencar Pakai Produk Lokal

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Hidupkan UMKM, Luhut Minta Pejabat Gencar Pakai Produk Lokal

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pelaku UMKM melayani calon pembeli dalam acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 Eksotisme Lombok

 

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat luas untuk bangga menggunakan produk lokal, termasuk para pejabat di Tanah Air.

Dia beranggapan masih ada pejabat yang enggan menggunakan koleksi produk dalam negeri buatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Kita terkadang tak melihat betapa Indonesia sangat kaya dan hebat. Tapi masih banyak pejabat kita yang mengabaikan aturan yang sudah ada bahwa harus gunakan produk-produk dalam negeri," ungkap Luhut dalam acara Karya Kreatif Indonesia 2021-Eksotisme Lombok secara virtual, Rabu (3/3)

Menurutnya, dengan anggaran Rp1,2 triliun sebagai modal belanja pemerintah pusat dan pemerintah daerah, harus dapat dimaksimalkan untuk memborong produk-produk lokal.

"Kita punya belanja barang dan modal mungkin lebih dari Rp1.200 triliun, kalau setengahnya saja kita gunakan untuk beli produk-produk dalam negeri itu sudah membuat jutaan lapangan kerja," ucap Luhut.

Luhut menambahkan, dengan adanya pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 Seri 1 Eksotisme Lombok, diharapkan dapat mencapai target 12 juta merchant di 2021 penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

"BI berjuang mencapai target 12 Juta pengguna QRIS di 2021 hal ini sejalan dengan kampanye gernas BBI (Bangga Buatan Indonesia) dengan menargetkan peningkatan 6,1 juta artisan Indonesia on boarding ke ekositem digital pada 2021," jelas Luhut.

"Saya kira ini pekerjaan hebat sebab akan membawa perubahan kepada UMKM kita. Saya juga lihat bahwa produk lokal NTB diminati oleh pasar mancanegara," pungkasnya.

Baca juga: Luhut Minta Masyarakat Borong Produk Lokal

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga meminta menteri jajaran Presiden Joko Widodo Kabinet Indonesia Maju untuk menggunakan produk UMKM Indonesia.

"Ayo belanja UMKM begitu mudah dengan QRIS, e-catalogue. Kami juga perintahkan pegawai BI untuk menyukseskan produk UMKM. Ini komitmen kami sebagai movement manager," imbuh Perry.

KKI 2021 seri pertama ini mengusung tema Sinergi dan Digitalisasi UMKM dan sektor Pariwisata. Perry menegaskan, dengan masifnya penggunaan produk UMKM, diyakini dapat membantu pemulihan ekonomi.

"Kami yakin UMKM salah satu pilar yang sangat penting untuk ekonomi Indonesia. Tidak hanya kriya, harus kita angkat ke industri, lalu membangun ekosisten UMKM digital. Ini yang perlu kita dorong," tukas Perry.(OL-5)

Baca Juga

123RF

Bijak Kelola Keuangan Saat Ramadan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 22:05 WIB
Pandemi juga mengubah hampir seluruh lini kehidupan, termasuk perekonomian bahkan psikologis...
MI/Agus Mulyawan

Jokowi Tawari Merkel Kawasan Industri Khusus bagi Korporasi Jerman

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 22:01 WIB
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas secara terbuka beberapa isu bilateral, seperti kerja sama di bidang kesehatan,...
DOK MI.

KPK tidak Salahkan Prosedur Penggeledahan dalam Kasus Suap Pajak

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 13 April 2021, 21:00 WIB
Pihak yang dimaksud akan dikenakan Pasal 21 UU Tipikor tentang obstruction of...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya