Selasa 02 Maret 2021, 01:20 WIB

Kembangkan Bisnis, Lanxess Akuisisi Emerald Kalama Chemical

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Kembangkan Bisnis, Lanxess Akuisisi Emerald Kalama Chemical

Dok. Lanxess
fasilitas milik Lanxess

 

PERUSAHAAN bahan kimia khusus, Lanxess mempercepat laju pertumbuhannya dan telah menandatangani perjanjian yang mengikat untuk mengakuisisi 100 persen saham Emerald Kalama Chemical pada 14 Februari lalu. 

Emerlad kalama yang berbasis di Amerika Serikat adalah produsen terdepan di dunia untuk bahan kimia khusus, terutama untuk segmen konsumer dan sebagian besar dimiliki oleh afiliasi firma ekuitas swasta Amerika Serikat, American Securities LLC.

Nilai perusahaan Emerald Kalama Chemical mencapai USD 1,075 miliar. Setelah dikurangi item-item setara hutang, nilai pembeliannya menjadi sekitar USD 1,04 miliar (EUR 867 juta), yang akan dibiayai Lanxess dari likuiditas yang dimiliki perusahaan. Transaksi ini diharapkan rampung pada semester kedua 2021. Saat ini masih menunggu persetujuan dari pihak otoritas-otoritas terkait.

Chariman of the Board of Management Lanxess Matthias Zachert mengatakan, pihaknya ingin terus memperkuat segmen consumer protection dan membuka bidang-bidang aplikasi baru dengan marjin yang kuat lewat akuisisi itu. 

"Contohnya di industri makanan dan sektor kesehatan hewan. Selain itu, kami juga akan memperbesar kehadiran kami di wilayah pertumbuhan di Amerika Utara. Semua ini membuat kami bisa meraih laba lebih besar dan lebih stabil,” ujar Zachert dalam keterangan tertulisnya. 

Baca juga : Premium Commercial Area jadi Primadona di Distrik 1

Pada 2020, penjualan Emerald Kalama Chemical mencapai sekitar USD 425 juta dan EBITDA pre exceptionals sekitar USD 90 juta. Dalam tiga tahun setelah rampungnya transaksi ini Laness mengharapkan tambahan kontribusi EBITDA tahunan sekitar USD 30 juta (EUR 25 juta) sebagai hasil dari sinergi ini. Akuisisi ini akan memberi tambahan pada nilai laba per lembar saham pada tahun fiskal pertama setelah akuisisi rampung.

Emerald Kalama Chemical memiliki sekitar 500 karyawan di dunia dan mengoperasikan pabrik di Kalama, Washington (AS), Rotterdam (Belanda) dan Widnes (Inggris Raya). Perusahaan ini menghasilkan sekitar 45% dari omsetnya di Amerika Utara. 

“Emerald Kalama Chemical beroperasi dengan sangat efisien dengan cara menggabungkan semua aktivitas produksinya hanya di tiga lokasi. Inilah alasan yang membuat kami berharap bisa mengintegrasikan bisnis baru ini dengan sangat cepat,” ungkap Zachert.

75% pendapatan Emerald Kalama Chemical dihasilkan dari bahan kimia khusus di segmen konsumer. Ini termasuk bahan pengawet untuk makanan, aplikasi untuk kebutuhan barang rumah tangga dan kosmetik, perisa dan pewangi serta produk untuk nutrisi hewan. Sisa 25% dari penjualan berasal dari bisnis bahan kimia khusus untuk penggunaan di sektor industri, termasuk plastik dan industri perekat.

Dengan akuisisi ini, Lanxessmengejar target ekspansi portofolionya: Perusahaan berada di posisi kuat di dunia dengan bahan aktif anti mikroba dan pengawet, termasuk untuk produk perlindungan konsumer dan kebersihan hewan. Contohnya adalah disinfektan yang efektif melawan virus korona dan African Swine Fever (Demam Babi Afrika). (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Pengembang Properti Dukung Program Work From Bali

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:43 WIB
Tren digital nomad dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, sangat mungkin diterapkan di...
Dok. FedEx Express

International Trade Challenge Kembangkan Jiwa Wirausaha Pelajar

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 00:49 WIB
Kompetisi itu bertujuan membangkitkan semangat kewirausahaan dan kemampuan berbisnis anak muda...
Antara

SPBU Total di Seluruh Indonesia Resmi Ditutup sejak 2020

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 06 Mei 2021, 23:54 WIB
PT Total Oil Indonesia memutuskan untuk menutup seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya