Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) berhasil mempertahankan peringkat rating IFS A+(idn) dan Outlook Stabil dari lembaga jasa pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch). Hal ini dinilai merupakan prestasi mengingat masih banyak perusahaan tertekan secara kinerja akibat pandemi covid-19.
Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan prestasi itu menandakan perusahaan tersebut layak dipercaya dalam soal kesehatan keuangan maupun kemampuannya dalam membayar klaim. "Rating ini bisa menambah kepercayaan masyarakat, klien, maupun stakeholders lain terdahap perusahaan tersebut," ujar Irvan, Selasa (9/2).
Lebih lanjut Irvan mengatakan, bukan hal yang mudah menjaga kesehatan keuangan bagi perusahaan asuransi maupun resauransi di tengah pandemi. Soalnya, pandemi banyak mengakibatkan likuiditas asuransi semakin tertekan karena banyak tagihan premi yang tidak masuk, justru klaim bertambah besar.
"Untuk tetap bertahan perusahaan asuransi harus mampu mengelola keuangan, semakin rajin dalam penagihan premi, dan digitalisasi untuk pemasaran produk harus jadi prioritas," catat Irvan. Mengacu pada keterangan resmi Fitch, afirmasi peringkat ini menjadi bukti kapitalisasi perseroan yang baik, profil bisnis yang moderat, dan kinerja underwriting yang dikelola dengan baik.
Presiden Direktur Tugure Adi Pramana menyampaikan bahwa pihaknya juga selalu mempertimbangkan profil risiko investasi yang konservatif dan manajemen risiko bencana secara matang-matang. Pasalnya, Indonesia saat ini tengah dilanda begitu banyak bencana, mulai dari pandemi covid-19, kecelakaan transportasi, hingga beragam bencana alam di seantero Tanah Air.
"Kami akan konsisten untuk terus meningkatkan performa tanpa mengompromikan kinerja keuangan yang sangat dipengaruhi kondisi perekonomian domestik dan global," tutupnya. (RO/OL-14)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved