Selasa 26 Januari 2021, 20:00 WIB

HKTI Siap Dampingi Petani untuk Tingkatkan Produksi Pertanian

Mediaindonesia.com | Ekonomi
HKTI Siap Dampingi Petani untuk Tingkatkan Produksi Pertanian

NTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Purn) Dr Moeldoko.

 

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) siap melakukan pendampingan terhadap petani di seluruh tanah air guna meningkatkan produksi pertanian.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko di Jakarta, Selasa (26/1) menyatakan, salah satu pendampingan yang telah dilakukan HKTI yakni saat pengembangan padi M-400 di Kabupaten Morotai yang mampu menghasilkan 10,4 ton per hektare serta varietas M-70D dengan produktivitas 8 ton lebih.

"Hal seperti ini harus berjalan masif," ujar Moeldoko saat pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HKTI Periode 2020-2025 yang dilakukan secara virtual.

DPP HKTI Periode 2020 - 2025 dipimpin Ketum Jenderal (Purn) Dr Moeldoko dan Sekretaris Jenderal HKTI Mayjen (Purn) Bambang Budi Waluyo.

Selain pendampingan, lanjut Kepala Staf Kepredinan (KSP) itu, HKTI harus melakukan konsolidasi sampai ke gabungan kelompok tani (Gapoktan) guna membantu mengatasi permasalahan-permasalahan petani secara langsung.

Kemudian, HKTI harus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan lembaga terkait dan pemangku kepentingan sehingga dapat menjembatani kepentingan petani.

HKTI, tambahnya, juga harus melakukan Social Engineering atau rekayasa sosial dalam pertanian untuk memberikan nilai tambah produk pertanian mulai dari hulu atau tingkat produksi hingga hilir yakni pascapanen.

"Kita bukan hanya memikirkan bertani, tapi end product (produk akhir) juga perlu difikirkan dengan baik," ujarnya.

Moeldoko kembali mengingatkan fungsi HKTI sebagai bridging institution yang menghubungkan petani dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan komunitas.

"HKTI harus menjadi yang terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan petani, ketahanan pangan, dan kedaulatan pangan," katanya.

Oesman Sapta Odang selaku Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO), mengingatkan kembali peran HKTI meningkatkan kesejahteraan petani dan kemajuan pertanian dengan produktivitas pasca panen. (Ant/OL-12)

Baca Juga

DOK BANK BRI

Gerakkan Ekonomi Daerah 3T Melalui Penyaluran Bantuan Pemerintah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Maret 2021, 17:36 WIB
Hendri merasa profesi yang dilakoninya sebagai mantri BRI di kawasan terdepan memberikan manfaat kepada...
DOK Sinar Mas Land.

Ada Insentif PPN, Wish for Home Raup Rp210 Miliar dalam Dua Hari

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Maret 2021, 17:19 WIB
Program itu berlangsung hingga akhir tahun ini dan dibagi menjadi tiga periode yaitu 6 Maret-30 Juni, 1 Juli-30 September, dan 1 Oktober-31...
MI/Andri Widiyanto

Tak Gulirkan Subsidi Gaji, Pemerintah Dorong Sektor Produktif

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 09 Maret 2021, 17:17 WIB
Menko Perekonomian menyebut upaya perlindungan sosial pada tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Pemerintah fokus pada sektor produktif...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya