Senin 25 Januari 2021, 15:11 WIB

Jokowi Minta BKPM Cari Investasi Senilai Rp900 Triliun

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Jokowi Minta BKPM Cari Investasi Senilai Rp900 Triliun

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia

 

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku mendapat instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar di tahun ini mendapatkan realisasi investasi sebesar Rp900 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dari target yang direncanakan.

"Dalam arahan Bapak Presiden (Jokowi) kepada kami itu harus dapat Rp900 triliun, meski target kami kurang lebih hampir Rp886 triliun," ujar Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Senin (25/1).

Target yang tinggi tersebut, dikatakan Bahlil, seiring dengan pelaksanaan vaksinasi covid-19 oleh pemerintah yang sudah berjalan saat ini. Menurutnya, langkah layanan kesehatan itu dapat menimbulkan rasa kepercayaan masyarakat dan investor.

"Perintah bapak presiden kepada kami bahwa di 2021 dengan Undang-Undang Cipta kerja sudah selesai kemudian urusan vaksinasi juga sudah mulai jalan, itu cukup memberikan kepercayaan publik kepada pemerintah," jelas Bahlil.

Baca juga: Realisasi Investasi Kuartal IV 2020 Capai Rp214,7 Triliun

Adapun cara atau strageti yang bakal dilakukan BKPM, ungkap Bahlil ialah aktif berkomunikasi dengan para investor untuk menarik peluang lebih besar lagi dalam berinvestasi di Tanah Air.

Selama 2020 pun, realisasi investasi mencapai Rp826,3 triliun, melampaui dari target investasi Rp817 triliun. Adapun penyerapan tenaga kerja sebesar 1.156.361 orang selama setahun terakhir.

"Kami bakal buat tim, seperti satgas, untuk terus melakukan komunikasi aktif dengan para pelaku usaha untuk bagaimana kita mencari solusi bersama atas masalah mereka. Insya Allah, kita bisa melakukan hal itu," tutur Bos BKPM itu.

Bahlil juga berencana menarik investor untuk melebarkan sayap usahannya di luar Pulau Jawa, seperti di Maluku, Sulawesi atau Papua. Pasalnya, dari data BPKM diketahui investasi luar Jawa sudah 52,8% atau setara Rp113,3 triliun. Sedangkan, dalam Jawa sebesar Rp101,4T atau 47,2%.

Bahlil menerangkan, investasi di luar Jawa naik 9,2% dibanding 2019 dengan periode yang sama. Sementara itu, capaian investasi di Jawa menurun 3% dibanding 2019. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Waspada, Ini Modus Mafia Tanah Mencaplok Lahan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 08 Maret 2021, 21:05 WIB
Praktik-praktik mafia tanah dimulai saat Kepala Desa (kades) mengeluarkan girik atau alas hak atas...
gulfcoasttoyota.com

BSI Genjot Pembiayaan Otomotif dengan Margin 2,98 Persen Flat

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Maret 2021, 21:00 WIB
Program itu berlaku selama periode 3 Maret hingga 30 April...
Antara

4 Pulau di Aceh Dikembangkan jadi Wisata Mewah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 08 Maret 2021, 20:58 WIB
Pulau yang akan dikembangkan antara lain Pulau Ujung Batu, Pulau Sikandang, Pulau Balong dan Pulau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya