Sabtu 09 Januari 2021, 20:00 WIB

Produk Perawatan Kulit dari India Mulai Diminati Konsumen Lokal

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Produk Perawatan Kulit dari India Mulai Diminati Konsumen Lokal

Dok. GAMAL Men
Produk Ustraa

 

INDONESIA menjadi salah satu pasar yang menarik untuk produk-produk kecantikan dan perawatan kulit, baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa, Indonesia menjadi pangsa pasar yang sangat menggiurkan.

Hal itu setidaknya terlihat dari penjualan produk perawatan kulit (skin care) di platform GAMAL Men yang khusus menjual produk skin care untuk pria. CEO & Founder GAMAL Men Fariz Egia Gama mengungkapkan, salah satu produk skin care yang paling banyak diminati di platformnya ialah Ustrraa, produk perawatan kulit pria dari India.

Ustraa adalah salah satu brand perawatan wajah dari India. Tidak hanya face-wash, namun dilengkapi dengan rangkaian komplit seperti face-mask, face-scrub, sampai moisturizer dan sunscreen untuk melindungi kesehatan kulit wajah dari paparan sinar matahari. Ustraa diklaim bebas paraben, tidak mengandung zat kimia yang berbahaya, dan tidak diujikan kepada hewan (cruelty free).

“Jadi GAMAL Men itu memang khusus menjual produk skin care untuk pria. Selain produk lokal, saya juga menyediakan produk skin care dari India. Dan ternyata responnya luar biasa. Penjualan skin care dari India dua kali lebih banyak dibandingkan produk lokal.Konsumen biasanya memesan produk skin care dari India tersebut lewat e-commerce,” kata Fariz dalam keterangan tertulisnya.

Penjualan Ustraa sempat terkendala oleh pandemi saat lockdown diberlakukan di India. GAMAL Men sempat tidak menjual Ustraa pada April 2020 karena ketiadaan pasokan. Namun, ketika India mulai memperlonggar lockdown yang diterapkan, penjualan Ustraa di GAMAL Men kembali melonjak pada Juni 2020.

“Saya juga kaget, ketika di Juni ternyata pemesanan justru melonjak saat Work From Home. Semakin banyak konsumen pria yang membeli skin care dari India. Mungkin karena bekerja dari rumah dan semua dilakukan secara virtual jadi kaum pria mulai memerhatikan penampilan khususnya perawatan kulit,” jelasnya.

Baca juga : Pandemi, Penangkar Jahe Raup Untung Besar

Fariz menjelaskan GAMAL Men didirikan untuk memudahkan konsumen pria untuk bisa memilih produk skin care yang pas. Karena, berdasarkan hasil tesisnya, Fariz menemukan masih banyak konsumen pria yang tidak tahu tempat membeli skin care dan merek apa yang paling bagus.

“Jadi, skin care untuk pria ini menjadi tesis S2 saya. Saya melakukan wawnncara dengan banyak orang. Dari situ yang tahu bahwa banyak pria yang ingin melakukan perawatan kulit tapi tidak tahu harus beli skin care di mana. Karena itulah, saya memutuskan untuk mendirikan GAMAL Men,” ujarnya.

Fariz menambahkan, penjualan skin care dari India terus meningkat hingga akhir 2020. Berdasarkan omzet, produk skin care dari India yang dijual di GAMAL Men bisa mencapai Rp500 juta per bulan. Sedangkan produk skin care lokal hanya sekitar Rp250 juta.

Menurut Fariz, salah satu kelebihan skin care buatan India adalah aromanya yang berbeda dengan skin care buatan lokal. Aroma skin care dari India dinilai unik dan harganya juga lebih murah dibandingkan produk lokal.  

Fariz menambahkan, produk skin care India dijual dengan harga di bawah Rp100 ribu di GAMAL Men. Sementara itu, rata-rata produk skin care lokal dibandrol dengan harga di atas Rp100 ribu. (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok Minaqu Home Nature

Menteri Koperasi UKM Dukung Minaqu Jadi Lokomotif Pasar Global

👤Media Indonesia 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 20:50 WIB
Para petani, lanjut Teten, harus dikonsolidasi, jangan biarkan mereka hanya menggarap di lahan yang sempit. Lebih baik terkonsolidasi...
 MI/Usman Iskandar.

Pahami Jenis dan Cara Investasi Reksa Dana

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 20:38 WIB
Reksa dana menjadi salah satu produk perbankan yang populer karena jenis investasi yang menguntungkan dan tingkat profitabilitasnya pasti...
Dok. Kinglnad Avenue

Gandeng Cushman & Wakefield, Kingland Avenue Hadirkan Layanan Bertaraf Internasional 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 20:28 WIB
“Kerja sama dengan Cushman & Wakefield sebagai building management service, akan menjadikan Kingland Avenue sebuah kawasan hunian...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya