Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Mandiri gencar menyasar para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menyalurkan pembiayaan produktif yang bersumber dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kali ini, Bank Mandiri menyiapkan fasilitas pembiayaan kepada pelaku UKM yang menjadi supplier atau kontraktor PT Inti Bangun Sejahtera (IBST) untuk membiayai operasional dan belanja modal.
Dalam kerja sama ini, Bank Mandiri telah menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp250 miliar yang siap untuk dikucurkan kepada supplier atau kontraktor IBST. Fasilitas ini akan diberikan selama satu tahun, dengan masa pinjaman setiap supplier atau kontraktor yang disesuaikan dengan kebutuhan.
“Fasilitas pembiayaan ini memiliki peran yang strategis, karena dapat mendukung PT Inti Bangun Sejahtera untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, sehingga dapat mengantisipasi pertumbuhan layanan data di Indonesia yang kedepan akan terus meningkat,” kata Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto dilansir dari keterangan resmi, Rabu (23/12).
Aquarius menjelaskan kerja sama ini juga sebagai bukti komitmen Bank Mandiri hadir untuk negeri, serta menyukseskan Program PEN yang diselenggarakan Pemerintah di tengah kondisi pandemi covid-19 ini.
“Melihat kondisi perekonomian Indonesia di tengah pandemi ini, kerja sama yang terjalin semoga menjadi benefit bagi supplier atau kontraktor untuk menjaga likuiditas demi kelancaran pengerjaan proyek kerja sama dengan PT Inti Bangun Sejahtera Tbk,” tuturnya.
“Adapun pembiayaan yang serupa juga telah kami lakukan dengan berbagai perusahaan BUMN maupun Swasta terkemuka di Indonesia, antara lain pembiayaan talangan RS Mitra BPJS, TIMAH, Aneka Tambang, Hutama Karya Infrastruktur, Wijaya Karya, Wijaya Karya Beton, Adhikarya dan perusahaan lainnya,” pungkas Aquarius. (E-3)
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Bank Mandiri Tbk memperkuat stabilitas layanan keuangan nasional dengan menyiapkan uang tunai bersih Rp25 triliun.
Adopsi layanan digital semakin kuat terlihat dari 91% pembukaan rekening yang kini telah dilakukan melalui Livin’ by Mandiri.
Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini sedang menunggu diterbitkannya aturan dari OJK tersebut akan mendapat animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel.
Promo ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembayaran digital dan menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved