Rabu 18 November 2020, 09:15 WIB

Kerja Sama Regional Bantu Pemberantasan Ilegal Fishing

M Ilham Ramadhan | Ekonomi
Kerja Sama Regional Bantu Pemberantasan Ilegal Fishing

Antara/Adeng Bustomi
Monumen kapal ilegal fishing

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan melakukan kerja sama regional untuk mendorong penguatan upaya pemberantasan Illegal, Unreported dan Unregulated (IUU) Fishing.

Pendekatan kerja sama regional itu dilakukan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang merupakan sekretariat dari Regional Plan of Action to Promote Responsible Fishing Practices Including Combating IUU Fishing in the Region (RPOA-IUU).

"Kerja sama baik secara bilateral maupun regional terus kita dorong untuk mencegah maupun menindak illegal fishing," ujar Dirjen PSDKP KKP Tb. Haeru Rahayu dalam keterangan resmi, Rabu (18/11).

Dia menambahkan, RPOA-IUU merupajan inisiasi kerja sama yang tidak mengikat antarnegara ASEAN plus Australia yang dapat memperkuat upaya pemberantasan illegal fishing di kawasan tersebut.

Peranan Indonesia dalam RPOA-IUU dianggap akan memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang mensponsori pemberantasan illegal fishing. "Kiprah Indonesia di RPOA-IUU ini sudah diakui dunia, kami bahkan ditunjuk menjadi Sekretariat RPOA-IUU sejak inisiasi ini terbentuk," ujar Tb. Haeru

Sementara itu, Sekretaris Ditjen PSDKP yang juga merupakan Head of Regional Secretariat RPOA-IUU Suharta menyebutkan sejumlah capaian positif telah dicapai selama 13 tahun keberadaan RPOA-IUU.

Rencana kerja yang disusun oleh RPOA-IUU sejak berdiri pada tahun 2006 dan terus diperbaharui setiap tahunnya, kata dia, terlihat sangat konsisten mendorong agar negara-negara anggota melakukan langkah-langkah konkret dalam pemberantasan IUU fishing.

Suharta melihat bahwa komitmen negara-negara tersebut dapat dilihat dari implementasi rencana kerja 2020. "Ada perkembangan yang positif kaitannya dengan coastal states, flag sates dan port states responsibilities," ujarnya.

Suharta menambahkan, pertemuan 13th Coordination Committee Meeting RPOA-IUU yang dilaksanakan secara virtual telah menyepakati rencana kerja 2021. Selan itu, disepakati pula Joint Ministerial Statement  2021, yang merupakan langkah strategis dalam penguatan kembali komitmen pemberantasan IUU fishing di kawasan. (E-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Erick Janji Terus Fasilitasi Pasokan BBM & Pembiayaan untuk Nelayan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:28 WIB
Menteri BUMN menggaransi pihaknya akan memprioritaskan pembiayaan bagi...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Pasca-Insiden, Kilang Balikpapan Pastikan Produksi BBM Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:17 WIB
Pasca-flash di Plant 5 yang merupakan salah satu unit di area Kilang Balikpapan, Pertamina memastikan produksi BBM tetap berjalan sehingga...
Ist

PB HMI Apresiasi Pemerintah dan Polri dalam Tangani Lalu Lintas Lebaran

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:35 WIB
Pemerintah Indonesia memiliki kinerja yang baik dalam penanganan dan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1443...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya