Kamis 12 November 2020, 08:14 WIB

KKP Ungkap ABK WNI di Balik Kapal Pencuri Ikan Milik Malaysia

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
KKP Ungkap ABK WNI di Balik Kapal Pencuri Ikan Milik Malaysia

ANTARA FOTO/ M N Kanwa
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) meninjau kapal yang diamankan Direktorat PSDKP

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melakukan penangkapan terhadap kapal ikan asing (KIA) berbendera Malaysia yang melakukan penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing di perairan Indonesia.

Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) meringkus dua KIA berbendera Malaysia di Perairan ZEE Indonesia, tepatnya di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 Selat Malaka

"Waktu kita cek, semua awak ABK (anak buah kapal) kedua kapal tersebut adalah warga negara Indonesia," ujar Dirjen PSDKP Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya, Rabu (11/11).

Tebe, sapaan akrab Dirjen PSDKP, mengungkapkan, penangkapan dua kapal dilakukan pada Selasa (10/11) sekitar pukul 07.10 WIB dan pukul 08.40 WIB. Kedua kapal berbendera Malaysia ini yakni KM. SLFA 5223 KM. PKFB 1786 dengan masing-masing diawaki oleh 3 dan 4 awak kapal.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kedua kapal tersebut digiring ke Stasiun PSDKP Belawan.

Tebe menjelaskan kedua nahkoda kapal ikan asing ilegal tersebut diduga melanggar Pasal 92 jo Pasal 26 ayat (1), Pasal 93 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2), Pasal 85 jo Pasal 9 ayat (1) dan Pasal 98 jo 42 ayat (2) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

"Penangkapan ini menjadi bukti KKP terus menjaga dan mengawal perairan kita," ucap Tebe.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP Pung Nugroho Saksono menegaskan jajarannya selalu waspada di lapangan. Pihaknya akan selalu mengantisipasi modus operandi para pencuri ikan yang acap kali memanfaatkan kelengahan petugas di lapangan.

"Semua sudah kami antisipasi, dan kami memastikan Kapal Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP KKP akan terus mengamankan wilayah laut kita dari illegal fishing," kata Pung.

Baca juga: Aksi Nyata KKP Berantas Ilegal Fishing dan Destructive Fishing

Namun demikian, ia juga menyoroti masih maraknya modus illegal fishing oleh KIA Ilegal berbendera Malaysia yang mempekerjakan nelayan Indonesia. Oleh sebab itu, dia mengimbau para nelayan Indonesia agar tidak mau dimanfaatkan untuk melakukan pencurian ikan di WPPNRI.

"Kami terus mengimbau agar nelayan Indonesia dapat memanfaatkan berbagai kemudahan akses permodalan yang diberikan oleh KKP," ujarnya.

Sebagai informasi, penangkapan ini menambah daftar KIA yang telah ditangkap KKP di bawah komando Menteri Edhy Prabowo. Total 80 kapal ikan telah ditangkap dengan rincian 59 Kapal Ikan Asing (KIA) serta 19 Kapal Ikan Indonesia (KII).

Adapun kapal-kapal ikan berbendera asing itu terdiri dari 27 KIA berbendera Vietnam, 16 KIA berbendera Filipina, 17 KIA berbendera Malaysia, dan 1 KIA berbendera Taiwan.(OL-5)

Baca Juga

Dok. ASHA

Sehari Melantai di Bursa, Saham ASHA Langsung Naik 35% dan Sentuh ARA 

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:03 WIB
Baru saja listing, saham Perseroan sudah menyentuh Auto Reject Atas (ARA) dengan menguat 35 persen atau 35 point di level Rp135 per lembar...
ANTARA

Kemenperin Gandeng JICA Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:00 WIB
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri otomotif di Tanah...
Dok. Apotek K-24

Apotek K-24 Lakukan Pembukaan 35 Gerai Baru Secara Serentak

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 22:50 WIB
Manajer Operasional Apotek K-24 Endah Eka Yani mengatakan, Apotek K-24 masih terus menargetkan penambahan gerai di seluruh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya