Rabu 28 Oktober 2020, 23:32 WIB

PT MRT Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
PT MRT Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Antara/Muhammad Adimaja
Ilustrasi: MRT

 

PT MRT Jakarta (Perseroda) meraih sertifikat ISO 37001:2016 untuk penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan 2016 sebagai bukti bahwa telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Suap di perusahaan berstandar Internasional.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar menyebutkan bahwa sertifikat itu diraih setelah menjalankan proses sertifikasi dari badan sertifikasi internasional yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), TUV Rheinland, pada Selasa, 27 Oktober 2020 lalu dengan audit sertifikasi telah dilaksanakan selama kurun waktu 22-25 September 2020 lalu.

"Atas nama PT MRT Jakarta (Perseroda), kami sangat mengapresiasi sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan ini. Setiap Insan yang ada di PT MRT Jakarta (Perseroda) memiliki peran aktif dalam implementasi sistem manajemen anti penyuapan," ujar William Sabandar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/10).

Peran tersebut dilakukan melalui kepatuhan terhadap kode etik (code of conduct), melaporkan risiko penyuapan dalam bribery risk assessment, melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) apabila menerima gratifikasi, hingga melaporkan apabila menemukan dugaan kasus penyuapan melalui whistleblowing system (https://whistleblowing.tips/wbs/@mrtjakarta).

"Dan, apabila dalam penyelidikan, terlapor yang terbukti melakukan pelanggaran, terlapor akan ditindak dan diberi sanksi secara tegas sesuai ketentuan dan peraturan perusahaan," ujarnya.

PT MRT Jakarta (Perseroda) secara disiplin menerapkan Zero Tolerance dengan tidak mentoleransi segala bentuk penyuapan, baik menawarkan, menjanjikan, memberikan, menerima atau meminta keuntungan dalam bentuk apapun di lingkungan Perusahaan.

"Seluruh Insan PT MRT Jakarta (Perseroda) berkomitmen untuk menjalankan kebijakan serta tugas masing-masing dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan dengan senantiasa menerapkan prinsip 4 NO’s No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality," ucapnya.

Bagi PT MRT Jakarta (Perseroda), Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan implementasi Governance, Risk and Compliance (GRC) merupakan unsur penting dalam pengembangan sebuah perusahaan.

"Hal tersebut menjadi bagian yang tak terpisahkan dari praktik bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) demi mewujudkan kelangsungan usaha yang berkelanjutan sehingga dapat berfungsi secara efisien guna menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun masyarakat," kata William menambahkan. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

AFP

Visa Bantu Akselerasi Pelaku Startup Kembangkan Bisnis

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:40 WIB
Visa memiliki posisi yang unik untuk membantu perusahaan startup berekspansi ke negara lain dan menjangkau pelanggan...
MI.com/Vicky Gustiawan

Penjualan Xiaomi Mengungguli Apple

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:00 WIB
Xiaomi tercatat menjual 44,4 juta unit, sedangkan Apple menjual 40,5 juta unit, turun 0,6 persen dibandingkan pada...
Ilustrasi

APBN 2021 Capai Rp2.750 Triliun, Pendidikan Kebagian Rp550 Triliun

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 01 Desember 2020, 22:55 WIB
Alokasi ini dikatakan menjadi yang terbesar dibandingkan bidang lain di mana mencapai 20% dari total APBN...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya