Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT tantangan yang harus dipersiapkan untuk sumber daya manusia (SDM) Indonesia saat memasuki era new normal. Pertama SDM atau tenaga kerja harus siap dan mampu menghadapi tantangan perubahan revolusi industri 4.0.
“Kedua, dengan bonus demografi, maka angkatan kerja milenial harus mempersiapkan skill yang spesifik,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi,Ph.D.
Pernyataan Sekjen Kemenaker tersebut disampaikan pada Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Ketenagakerjaan 2020/2021 mengangkat tema ’Paradigma Baru Pembangunan SDM Vokasi di Era New Normal’ baru-baru ini.
Lebih lanjut Anwar mengatakan perguruan tinggi vokasi khususnya Politeknik Ketenagakerjaan harus mampu mensinergikan dengan kebutuhan pasar kerja. “Keempat, tantangan era new normal adalah metode pembelajaran,” ucapnya pada kegiatan yang bertepatan dengan Dies Natalis ke -3 Politeknik Ketenagakerjaan.
Untuk menjawab tantangan era new normal, Sekjen Kemenaker memaparkan bahwa ada bebrapa solusi atau cara yang dapat dilakukan yaitu pertama, review metode pembelajaran.
Kedua, harus ada konsep yang jelas dalam pemagangan, mahasiswa harus lebih dilibatkan dalam pemagangan. Ketiga, skenario upgrading untuk seluruh proses sistem pembelajaran.
“Keempat, lakukan langkah-langkah yang terukur dan cepat, bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin,” jelas Anwar dalam pemaparan yang dilakukan secara virtual.
Sementara itu, dalam sambutannya, Plt. Direktur Politeknik Ketenagakerjaan Elviandi R.S, SE, M. Hum, Ph.D, mengatakan bahwa saat ini merupakan momentum perubahan Polteknaker dengan langkah-langkah yang mengacu dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
“Standar Pendidikan, telah dilakukan review kurikulum dengan berbagai stakeholder seperti akademisi, praktisi, dan dunia industri,” jelas Elviandi.
Ia juga mengatakan bahwa standar penelitian juga telah mendorong para dosen melakukan program capacity building berkaitan dengan pubilkasi dan penulisan karya ilmiah agar dosen lebih produktif dan kreatif.
“ Standar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), telah mendorong dosen dan mahasiswa unttuk terus aktif berkontribusi dalam kegiatan pengabdian kpd masyarakat,” ujarnya. (RO/OL-09)
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved