Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLABORSI industri kelapa sawit dengan pesantren dapat menjadi modal penguatan dan pemerataan perekonomian nasional.
Serapan tenaga kerja industri kelapa sawit yang mencapai 16,2 juta orang dan jumlah pesantren yang sekitar 29 ribu merupakan potensi besar yang dimiliki Indonesia.
Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam peluncuran Program Santripreneur Berbasis UKMK Sawit sebagai Pemberdayaan Ekonomi Daerah secara virtual, Kamis (1/10).
“Kalau dua hal penting ini bergabung, kita berharap akan menciptakan dampak positif. Pertama tentu bagi pesantren dan santrinya, dan kedua adalah untuk industri kelapa sawit itu sendiri. Besarnya dimensi kelapa sawit di perekonomian maupun sosial masyarakat kita dapat menghadirkan pemerataan kesejahteraan dan pembangunan, maka industri kelapa sawit mampu menjadi motor penggerak pemerataan berkeadilan,” tuturnya.
Sri Mulyani mengatakan, industri kelapa sawit menyumbang devisa hingga US$21,4 miliar, setara 14% dari total penerimaan devisa Indonesia. Kontribusi yang baik itu diharapkan mampu terus bertumbuh seiring dengan kerja sama yang dibangun bersama pesantren.
Industri kelapa sawit juga merupakan industri potensial yang dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak. Sebab, dari industri sawit Indonesia bisa menghasilkan energi bio diesel yang ramah lingkungan. Oleh karenanya, hilirisasi industri sawti perlu dilakukan lantaran dapat mengungkit perekonomian Tanah Air.
“Indonesia masih punya potensi, karena hilirisasi kelapa sawit relatif belum berkembang seperti Malaysia. Policy pemerintah akan terus difokuskan untuk menciptakan nilai tambah yang makin besar dari kelapa sawit untuk bisa meningkatkan tidak saja nilai ekonomi namun juga kesempatan kerja dan kemandirian di sekror pangan dan lainnya,” jelas Sri Mulyani.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, ragam potensi yang dimiliki industri sawit itu bisa didorong melalui pesantren. Diharapkan, para santri tidak saja mengemban ilmu keagamaan dan karakter, tapi juga mau menjadi wirausaha di industri kelapa sawit untuk mengoptimalisasi potensi tersebut.
Di kesempatan yang sama, ekonom senior sekaligus Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro menyebutkan, progam Santripreneur Berbasis UKMK Sawit merupakan inisiasi dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) dan Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis UI yang didukung oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI).
“Kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan di 3 provinsi yang memiliki potensi pengembangan sawit yang besar yaitu Sumatera Utara, Riau dan Sumatera Selatan. Jika berjalan baik, ini akan direplikasi di wilayah lainnya sehingga bisa mendukung pemberdayaan pesantren, pengembangan ekonomi daerah,” imbuhnya. (E-1)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved