Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK Covid-19 ikut dirasakan oleh rantai pasok global, salah satu ancamannya terkait dengan ketahanan pangan. Hal itu karena produsen pangan dunia cenderung menahan ekspornya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Ancaman ketahanan pangan pun jadi perhatian semua pihak, termasuk kalangan swasta. Salah satu solusinya ialah dengan melebarkan kolaborasi untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Salah satu yang melakukannya ialah Sembapur, platform penyediaan bahan pangan yang digarap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Un.
Setelah sebelumnya menjalin kerja sama dengan PT. Food Station, kini Sembapur memperluas kategori kebutuhan pangan yang disediakannya lewat kerja sama dengan perusahaan distributor dan penjualan produk makanan olahan khususnya daging sapi baik dalam kondisi segar dingin (chilled) maupun beku (frozen), KIBIF.
Kerja sama yang ditandai lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Selasa (15/9) itu diharapkan Sandiaga, akan memudahkan masyarakat mengakses daging berkualitas dengan harga terjangkau dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
Baca juga : Informasi Melimpah, Narji Cagur tak Ragu Jadi Petani
"Saya meggagas startup Sembapur agar jadi salah satu bukti kepedulian untuk masyarakat yang kurang mampu, sekaligus mendorong kelahiran pengusaha makanan, yang bisa menjadi salah satu solusi kebangkitan ekonomi bangsa," kata Sandiaga di sela penandatangan MoU secara virtual, Selasa (15/9).
Sandiaga menjelaskan, melalui rangkaian kerja sama yang dilakukan Sembapur, diharapkan bisa membantu menjaga ketahanan pangan Tanah Air melalui pemetaan food estate di sejumlah wilayah.
"Kami memberi akses, kemudahan, pendampingan dan kompetisi harga supaya bisnis tersebut bisa bertumbuh lalu jadi solusi berlangsungnya bisnis dan berkontribusi bagi perekonomian," tegasnya.
Saat ini, Sembapur baru tersedia di wilayah Jabodetabek. Namun, perusahaan rintisan itu rencananya akan melebarkan sayap ke Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur dalam waktu dekat. (RO/OL-7)
PERIKANAN merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan, hingga ekonomi Nusantara. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Utusan Khusus Presiden Muhamad Mardiono bawa pesan Presiden Prabowo ke Bone Bolango. Fokus pada ketahanan pangan, pasar murah, dan pengelolaan SDA untuk rakyat
Petani memanen padi di area persawahan Desa Wonojoyo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved