Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemerintah untuk mengembalikan kembali kejayaan komoditas perkebunan terus dilakukan, salah satunya pada komoditas vanili atau 'si emas hijau' yang dahulu selalu diburu para pembeli dari mancanegara.
Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Ir. Hendratmojo Bagus Hudoro, M.Sc. mengaku bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk mengembalikan kejayaan vanili.
Untuk mewujudkan hal tersebut, di antaranya dengan pengembangan atau perluasan lahan vanili seluas 35 hektare. Perluasan ini dilakukan untuk mendongkrak produksi vanili nasional. “Ini penting karena memang permintaan vanili cukup besar, baik didalam ataupun luar negeri,” kata Bagus
Adapun pengembangan vanili, menurut Bagus, terdapat di empat daerah yakni Jawa Barat seluas 10 hektare, Maluku Utara 5 hektare, Sulawesi Utara 10 hektare, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 10 hektare.
Tidak hanya itu, sebagai aksi tindak lanjutan dari kegiatan identifikasi vanili yang dilakukan unit pelaksana teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian (Kementan).
UPT tersebut terdiri dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya dan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor yang melakkan identifikasi vanili pada 8-10 Juli 2020 di Salatiga dan Temanggung.
Kini upaya dari UPT mulai berbuah hasil dengan penyelenggaraan Pelatihan Petani Vanili yang ada di Provinsi Jawa Tengah oleh Badan Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Pemprov Jawa Tengah.
Pelatihan tersebut bekerja sama dengan praktisi di antaranya Dewan Vanili Indonesia dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Griya Vanili Salatiga yang salah satunya pernah berhubungan dengan tim identifikasi BBPPTP Surabaya.
Pelatihan yang diselenggarakan selama empat hari tersebut terlaksana mulai tanggal 24 sampai dengan 27 Agustus 2020 di Bapeltan Jawa Tengah, Soropadan–Temanggung.
Pelatihan yang terselenggara selama empat hari tersebut, petani vanili dibekali tentang kebijakan peningkatan poduksi hortikultura, dinamika kelompok dan pembentukan sikap, pengenalan komoditas, pengolahan lahan dan budidaya, pembungaan, speck atau export, pupuk organik, pengembangan tanaman berbasis ekspor, serta rencana tindak lanjut dan evaluasi dari kegiatan pelatihan yang berlangsung.
Eko selaku ketua P4S Griya Vanili menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementan khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan yang telah merespon positif dan sangat mendukung budidaya vanili sebagai salah satu program Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor).
Terma kasih juga disampaikan kepada juga kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemprov Jawa Tengah (Jateng) dan dinas pertanian kota/kabupaten yang sudah mulai merespons positif kebangkitan vanili ,sehingga vanili Indonesia dan vanili Jawa Tengah pada khususnya dapat memperoleh apresiasi sebagai komiditas eksport unggulan nasional.
Saat ditemui di kantornya, Kepala Seksi Pelayanan Teknik dan Informasi Bidang Perbenihan BBPPTP Surabaya Kiswidiatmo berpesan dengan semakin meningkatnya kompetensi petani vanili setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Bapeltan Jateng, maka sudah menjadi keharusan agar menggunakan benih yang legal atau melalui kegiatan identifikasi.
“Selain itu agar pemerintah setempat dapat mendorong terbangunnya kebun sumber benih vanili sebagai jaminan legalitas benih yang beredar di wilayah Jawa Tengah pada khususnya dan nasional pada umumnya,” jelas Kiswidiatmo
Kiswidiatmo berharap,“Semoga melalui mengharumnya Kembali vanili Indonesia yang dimulai dari kebangkitan vanili di Provinsi Jateng, maka harapan perekonomian nasional pulih di tengah pandemi covid-19 segera terwujud melalui ekspor non-migas yang salah satunya adalah produk komoditi perkebunan.” (OL-09)
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved