Kamis 10 September 2020, 07:30 WIB

274 Tahun Berkiprah, Pos Indonesia Resmi Luncurkan Layanan Q9 Plus

mediaindonesia.com | Ekonomi
274 Tahun Berkiprah, Pos Indonesia Resmi Luncurkan Layanan Q9 Plus

DOK PT POS INDONESIA

 

PT Pos Indonesia resmi me-launching layanan kiriman tiga jam sampai Q9 Plus. Layanan ini menjadi gebrakan Pos Indonesia di tengah pandemi.


PT Pos Indonesia (Persero) resmi meluncurkan layanan kurir real time Q9 Plus, Rabu (9/9/2020). Layanan yang bisa diakses melalui aplikasi QPOSinAja itu menawarkan jasa kiriman secara cepat di dalam kota. 

Peluncuran layanan Q9 Plus berbarengan dengan digelarnya Virtual Series bertajuk '274 Tahun Pos Indonesia, How Digital Are You' melalui aplikasi Zoom dan live Youtube. Hadir sebagai pembicara Direktur Komersial PT Pos Indonesia Charles Sitorus, Supplier Sayur Online M Shiddiq Azis, dan Direktur Operasional PT Kimia Farma Apotek Abdul Aziz.

Menurut Charles Sitorus, saat ini Pos Indonesia dihadapkan pada tantangan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pertumbuhan pengguna internet sangat cepat, sehingga masyarakat ingin mendapatkan layanan dan transaksi secara cepat secara online. 

"Wajah kami ke depan adalah wajah digital. Semua layanan pengiriman barang atau paket, dapat dilakukan secara online. Pengalaman kami selama ratusan tahun melayani masyarakat, menjadi modal kami berinovasi membuat pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata dia. 

Digitalisasi Pos Indonesia, kata dia, diwujudkan melalui layanan one stop courier mobile application. Artinya, semua kebutuhan masyarakat terkait jasa kiriman dapat diakses melalui Aplikasi QPOSinAja. Semua fitur sudah ada di aplikasi tersebut. Mulai dari online booking, tracking status kiriman, tarif, dan km sistem pembayaran menggunakan cash on delivery (COD), Pos Giro Mobile, atau e-wallet. 

Salah satu layanan yang ada di QPOSinAja adalah Q9 Plus. Layanan ini dibuat untuk melakukan pengiriman barang secara cepat di dalam kota. Barang akan dikirimkan oleh O-Ranger dalam durasi maksimal 3 jam. Pemesanan juga dilakukan melalui online booking. 

"Aplikasi ini sudah kami desain sangat milenial dengan layanan on demand mobile. Pengirim tidak perlu datang ke Kantor Pos. Barang akan diambil dan dikirim langsung oleh O Ranger. Jadi ini sudah sangat maju sekali," beber Charles. 

Menurut dia, layanan ini adalah pengembangan Pos Indonesia dari layanan sebelumnya, Q9. Bila sebelumnya menawarkan kiriman sampai 9 jam, Q9 Plus hanya tiga jam. Layanan ini juga sangat kompetitif, dengan maksimal barang atau paket 10 kg dengan radius 3 Km, dan akan dihitung per Km untuk kilometer selanjutnya. 

Sementara itu, Direktur Operasional PT Kimia Farma Apotek Abdul Aziz mengatakan, inovasi kiriman yang dibuat Pos Indonesia sejalan dengan pengembangan Kimia Farma. Di mana, perusahaannya saat ini telah memiliki aplikasi pemesanan obat mobile. 

"Kami akan sangat terbantu dengan adanya layanan Q9 Plus Pos Indonesia. Bahkan, kiriman bisa dilakukan dua arah. Ini yang tidak dimiliki penyedia layanan kiriman lainnya," kata dia. 

Hal serupa juga disampaikan Supplier Sayur Online M Shiddiq Azis. Menurut dia, selama ini usahanya sudah cukup terbantu oleh layanan kiriman Q9. Apalagi saat ini Pos Indonesia kembali membuat layanan Q9 Plus. Layanan ini menawarkan kiriman sampai tujuan maksimal 3 jam. 

"Layanan ini akan sangat membantu,  apalagi kami berefek pada penjualan sayur. Dimana barang harus sampai secara cepat, namun harga terjangkau," imbuh dia. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis

Presiden :Bayar Pajak Ikut Bantu Pemulihan Ekonomi

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 03 Maret 2021, 18:47 WIB
"Hari ini saya telah melaporkan SPT Tahunan secara online melalui e-filling. Sudah lima tahun ini saya lapor pajak tanpa perlu datang...
Antara/Ahmad Subaidi

Transisi Penggunaan Energi Perlu untuk Menuju EBT

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 03 Maret 2021, 18:38 WIB
Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengungkapkan, peralihan penggunaan energi hanya dimungkinkan dilakukan secara...
Antara/Muhammad Adimaja

Menhub Tegaskan LPI Jamin Proyek Infrastruktur dapat Berjalan

👤Insi Nantika jelita 🕔Rabu 03 Maret 2021, 18:28 WIB
Hingga akhir 2021, pemerintah diketahui bakal menambah penyertaan modal secara bertahap hingga mencapai Rp75 triliun untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya