Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kunjungan Wisman di bulan Juli Masih Minus 89,12%

Despian Nurhidayat
01/9/2020 14:27
Kunjungan Wisman di bulan Juli Masih Minus 89,12%
Pantai Kuta Bali yang masih sepi dari turis mancanegara(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan terkait pariwisata berhubungan langsung dengan tingkat kunjungan wisatawan pada Juli 2020 yang masih sangat terbatas. Hal itu disebabkan belum terciptanya rasa aman karena pandemi covid-19, serta masih banyak negara melakukan larangan pembatasan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, untuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada Juli 2020 secara tahunan atau year on year saat ini masih terjadi penurunan yang sangat signifikan.

"Untuk secara year on year kontraksi masih sangat dalam 89,12%. Nampak untuk pariwisata akan butuh waktu yang lama  untuk recovery kembali ke kondisi normal," ungkap Suhariyanto dalam konferensi pers secara daring, Selasa (1/9).

Sementara itu, lanjutnya, jika dibandingkan pada bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2020 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,95% atau sebanyak 196.800 orang. "Jadi kenaikan flat atau tipis sekali dari bulan sebelumnya," sambungnya.

Peningkatan terbesar ada di Bandara Soekarno Hatta, dan Sam Ratulangi. Ada kenaikan kedatangan hingga 243% di Soekarno Hatta, kemudian di bandara Sam Ratulagi 159,6%.

Dari wisman yang datang pada Juli 2020, mayoritas datang dengan menggunakan angkutan darat, adapun lewat jalur udara hanya sedikit sekitar 2,5%.

Kendati kunjungan wisman masih sepi, secara kumulatif Januari hingga Juli 2020), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,25 juta kunjungan atau turun 64,64% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 9,18 juta kunjungan.

"Tentu perlu dicermati dan mencari jalan kelaur karena penurunan ini akan berdampak pada pendukung hotel dan sebagainya," pungkas Suhariyanto.

Lalu untuk, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Juli 2020 mencapai rata-rata 28,07% atau turun 28,66 poin dibandingkan dengan TPK Juli 2019 yang tercatat sebesar 56,73%. Sementara itu, jika dibanding TPK Juni 2020, TPK hotel klasifikasi bintang pada Juli 2020 mengalami kenaikan sebesar 8,37 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Juli 2020 tercatat sebesar 1,66 hari, terjadi penurunan sebesar 0,14 poin jika dibandingkan keadaan Juli 2019. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya