Senin 31 Agustus 2020, 16:35 WIB

Pelaku UMKM Didorong Saluran Produk Perikanan dari Para Nelayan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pelaku UMKM Didorong Saluran Produk Perikanan dari Para Nelayan

Ist
Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi meluncurkan SahabatGemarikan.id.

 

PEMERINTAH melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi kembali mengeluarkan strategi baru dalam rangka pemulihan ekonomi nasional melalui peluncuran SahabatGemarikan.id., pada Senin (31/8).

Pandemi Covid-19 telah membuat perlambatan perekonomian nasional, bahkan data terbaru dari Kementrian Tenaga Kerja, korban PHK telah melebihi angka perkiraan 2 juta orang. Selain itu, pandemi juga berdampak pada melambatnya ekspor produk kelautan dan perikanan.

Hasil tangkap nelayan yang melimpah membutuhkan akses pemasaran dan pasar domestik menjadi alternatif pilihan terbaik, dengan mendorong dua sektor sekaligus yaitu menumbuhkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) baru dan menyalurkan produk kelautan dan perikanan dari nelayan.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Dr. Safri Burhanuddin DEA mengatakan, terdapat setidaknya lima manfaat yang dapat diperoleh dari peluncuran SahabatGemarikan.id .

“Pertama, sebagai solusi baru pagi para korban PHK (pemutusan hubungan kerja) dan atau masyarakat yang tidak dapat bekerja keluar rumah akibat pandemi, mereka dapat bergabung menjadi outlet atau stock point Sahabat Gemarikan.id, dengan bantuan KUR Bank BNI mereka langsung mendapat permodalan dan penghasilan dari keuntungan berjualan.

“Manfaat kedua adalah masyarakat dapat menikmati produk laut dengan harga yang lebih murah dan tanpa ongkos kirim yang mahal,” ujar Safri.

Manfaat ketiga tentunya bagi nelayan, jelas Safri, mereka tidak perlu lagi khawatir hasil produksinya tidak terserap lagi oleh pasar.

Safri  melanjutkan bahwa manfaat keempat program ini adalah untuk meningkatkan indeks konsumsi ikan, yang ditargetkan naik menjadi 70 kg/orang per kapita hingga tahun 2024.

 Indeks tersebut ditingkatkan untuk mengurangi kasus stunting dan gizi buruk di Indonesia sehingga Indonesia dapat mencapai target Indonesia Emas pada tahun 2045.

“Manfaat terakhir adalah mendorong BUMN khususnya bidang perikanan yaitu Perum Perindo dan penyaluran kredit usaha rakyat melalui Bank BNI,” paparnya.

SahabatGemarikan.id sebagai e-commerce baru produk kelautan dan perikanan, saat ini sudah dapat dinikmati layanannya di Jabodetabek dengan mengakses  https://www.sahabatgemarikan.id dan atau melalui melalui aplikasi SahabatGemarikan.id yang dapat di unduh pada playstore atau google play.

E-commerce tersebut didukung oleh 40 stock point saat hari ini diluncurkan, dan akan terus berkembang hingga hadir di setiap kelurahan di Jabodetabek.

“Hingga akhir tahun ini kami mentargetkan 500 mitra outlet Sahabat Gemarikan.id hadir di Jabodetabek. Dan segera hadir di kota-kota lain se-Indonesia secepatnya. Pada hari ini kami juga telah menandatangani kesepakatan dengan Agen46 Bank BNI, mereka telah berkomitmen untuk turut serta menjadi mitra kami,” ujar Aditya Pradewo, CEO SahabatGemarikan.id. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok AKR Land

Pengembangan Properti Mesti Mampu Angkat Ekonomi Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 21:50 WIB
Proyek-proyek kota satelit yang dikembangkan AKR Land merupakan perwujudan kontribusi perusahaan terhadap pembangunan di...
Antara/Umarul Farug

Diwarnai Perlawanan, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 19:15 WIB
Mereka melempari kapal BC 10009, BC 15040, BC 15041, dan HSC yang dikuasai Bea Cukai dengan bom molotov, mercon, serta kembang...
Dok. Bank Mandiri

Peduli Bencana Alam, Bank Mandiri Salurkan Bantuan Darurat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 18:34 WIB
Pengiriman bantuan tanggap darurat Mandiri Peduli Bencana tersebut dilakukan oleh karyawan dan sukarelawan melalui jalan darat dari lokasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya